Berita TerbaruHeadline

Forum Karangcengek Peduli Laporkan Dugaan Kejanggalan Proyek di Pamarican ke Inspektorat Ciamis

Tjiamis.com,- Sejumlah warga yang tergabung dalam Forum Karangcengek Peduli Desa Pamarican mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Ciamis, Selasa (14/10/2025).

Kedatangan mereka bertujuan untuk melaporkan dugaan kejanggalan sejumlah proyek pembangunan desa yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Pamarican.

Perwakilan Forum, Dedi mengatakan, laporan tersebut berfokus pada pembangunan jalan rabat beton di Dusun Karangcengek yang baru selesai beberapa waktu lalu namun sudah kembali rusak.

“Jalan itu baru dua bulan selesai, tapi sekarang kondisinya sudah banyak yang retak dan mengelupas. Kami menilai pengerjaannya tidak sesuai dengan standar,” ujar Dedi.

Selain proyek jalan, Forum juga menyoroti pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di lapangan sepak bola Ditakerti yang dinilai tidak tuntas meski anggaran telah terserap penuh.

“Menurut informasi yang saya peroleh bahwa dana sudah habis, tapi bangunannya tidak rampung. Ini yang kami pertanyakan,” tambahnya.

Tak hanya itu, warga juga menyampaikan laporan terkait anggaran ketahanan pangan dari tahun 2023 yang disebut tidak jelas pemanfaatannya.

“Anggaran ketahanan pangan jumlahnya besar, ratusan juta rupiah per tahun. Tapi sampai sekarang masyarakat tidak pernah merasakan hasilnya,” tegas Dedi.

Pihak Forum meminta Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan agar kejanggalan tersebut bisa segera di klarifikasi dan tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.

“Kami harap Inspektorat turun langsung supaya semuanya jelas, apakah memang ada penyimpangan atau tidak,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Ciamis, Deni Wahyu membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan segera menindaklanjutinya.

“Kami akan membentuk tim audit tujuan tertentu untuk memverifikasi laporan warga dari Forum Karangcengek Peduli Desa Pamarican. Semua informasi akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur,” pungkasnya. (Ocky/tjiamis.com)

Back to top button