Berita TerbaruHeadlinePeristiwa

Kemarau Panjang, Ratusan Warga Dusun Citerem Ciamis Harus Tempuh 1 Kilometer untuk Dapatkan Air Bersih

Tjiamis,- Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berdampak pada ketersediaan air bersih bagi warga Dusun Citerem, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cidolog. Akibat sumur-sumur warga mengering sejak dua bulan terakhir, ratusan warga terpaksa menempuh jarak hingga satu kilometer setiap hari untuk mendapatkan air bersih.

Kondisi tersebut membuat warga harus berjalan menyusuri medan menanjak menuju sejumlah sumber mata air yang berada di dataran lebih rendah dari permukiman. Tercatat, terdapat empat sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Dari total 250 kepala keluarga (KK) di Dusun Citerem, sekitar 95 persen di antaranya harus mengambil air dari sumber-sumber mata air tersebut karena sumur milik mereka sudah tidak lagi mengeluarkan air.

Kepala Dusun Citerem, Wawan, saat dihubungi tjiamis.com, Rabu (21/10/2026), mengatakan bahwa warga bergiliran mengambil air bersih, mulai pagi, sore hingga malam hari.

Menurutnya, warga harus berupaya ekstra untuk memenuhi kebutuhan air bersih, baik untuk memasak, minum maupun keperluan mandi, cuci, kakus (MCK).

“Rata-rata warga menggunakan galon air mineral untuk mengambil air bersih yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Wawan.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis segera turun tangan untuk membantu mengatasi kesulitan air bersih yang dialami warga Dusun Citerem.

“Sumur-sumur warga mengering. Untuk itu, kami meminta Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk menangani hal ini,” ujarnya.

Warga berharap adanya penanganan dari pemerintah agar kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dan aktivitas sehari-hari tidak terus terkendala akibat kemarau panjang. (DK)

Back to top button