Tak Ada Pengunjung, Lokasi Wisata Dadakan di Sekitar Bendungan Leuwi Keris Ciamis Terbengkalai
Tjiamis,- Sejumlah spot lokasi wisata dadakan di sekitar bendungan Leuwi Keris Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, kembali terbengkalai dan tak terurus.
Hal itu menyusul tidak adanya kunjungan dari wisatawan yang ingin melihat bendungan Leuwi Keris.
Salah satu lokasi wisata bendungan Leuwi Keris yang kini terbengkalai adalah Raden Patih di Dusun Guha Desa Handapherang. Sempat viral beberapa saat, lokasi ini kembali tak terurus. Rumput-rumput kembali tumbuh.
Bahkan, warga yang berjualan di lokasi pun tinggal dua warung saja.
Jenal warga sekitar wisata Raden Patih mengatakan, wisata dadakan yang sebelumnya dibuka warga kini tak terurus.
Kata dia, saat awal pembukaan bendungan pada Agustus 2024 lalu, pengunjung berdatangan dari berbagai daerah. “Sempat ramai sekitar 3 bulanan, pada bulan Oktober 2024 pengunjung mulai berkurang. Bahkan saat ini tidak ada sama sekali yang datang,” kata Jenal Minggu (6/4/2025).
Ia menduga, penyebab tidak adanya kunjungan wisatawan karena sudah bosan dengan situasi yang gitu gitu saja.
“Ya kalau hanya melihat bendungan pasti bosan. Dulu ramai karena memang banyak yang penasaran melihat bendungan Leuwi Keris saat sudah digenangi,” ucapnya.
Saat ini lanjut Jenal, bendungan Leuwi Keris di spot Raden Patih dijadikan tempat memancing oleh pecinta mancing. “Kalau yang mancing mah setiap hari ada. Tapi tidak seramai waktu waktu dulu,” ungkap Jenal.
Pihaknya sebagai warga berharap, ada kejelasan rencana pemerintah terkait dengan pengelolaan kawasan bendungan Leuwi Keris.
“Kalau mau dijadikan tempat wisata, tolong bantu dan dorong warga untuk mewujudkannya. Karena kalau hanya modal kemauan masyarakat saja, ya tidak akan maju-maju,” pungkas Jenal. (Juj)