Berita TerbaruPeristiwa

Berjuang Padamkan Api, Damkar Habiskan 20 Tangki Air

Tjiamis,- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) berjuang keras memadamkan kobaran api yang melalap Toko Elektronik Sinar Palapa di Dusun Neglasari, Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Senin (10/08/2026).

Kobaran api yang membesar dengan cepat menjadi tantangan bagi petugas. Selain menghanguskan bangunan dan barang dagangan di dalam toko, api juga berpotensi merambat ke bangunan pertokoan lain yang berada di sekitar lokasi.

Para petugas bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran. Hingga menerjunkan lima unit mobil pemadam kebakaran dan beberapa personel dikerahkan untuk menjinakkan api.

Tidak hanya mengandalkan kekuatan personel dan armada dari Kabupaten Ciamis, proses pemadaman juga mendapat dukungan dari Damkar Kota Banjar serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar. Petugas bahkan harus menghabiskan lebih dari 20 tangki air untuk memastikan kobaran api dapat dikendalikan.

Petugas terus menyemprotkan air ke titik-titik api hingga kobaran yang semula membesar perlahan berhasil dijinakkan. Perjuangan tidak berhenti setelah api utama padam.

Petugas kemudian melakukan pendinginan di seluruh bagian bangunan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang masih tersisa dan berpotensi kembali membesar.

Selama proses pemadaman berlangsung, arus lalu lintas sempat mengalami hambatan. Hal tersebut disebabkan lokasi kebakaran tepat berada di area pasar, yang ramai oleh masyarakat memulai beraktivitas.

Petugas Damkar Kabupaten Ciamis, Budi, mengatakan proses pemadaman dilakukan dengan melibatkan sejumlah unit untuk mempercepat penanganan.

“Kami mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dengan bantuan dari Damkar Kota Banjar dan BPBD. Proses pemadaman membutuhkan air dalam jumlah banyak,” katanya.

Menurut Budi, petugas masih harus fokus melakukan pemadaman dan pendinginan sebelum memastikan lokasi benar-benar aman.

“Saat ini kami bersama petugas lainnya masih fokus menangani pemadaman dan pendinginan terlebih dahulu. Kami memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali membesar,” ujarnya.

Kegigihan petugas dalam menangani kebakaran akhirnya membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke bangunan pertokoan lain yang berada di sekitar lokasi.

Akibat kebakaran, hampir seluruh barang dagangan di dalam toko dan gudang hangus terbakar. Kerugian pemilik usaha diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

Meski mengalami kerugian besar, upaya cepat petugas Damkar bersama warga berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain. Hingga proses penanganan selesai, petugas masih melakukan pendinginan dan memastikan lokasi aman.

Budi menambahkan, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Kini dugaan sementara mengarah pada adanya konsleting listrik, namun pemeriksaan lebih lanjut akan terus dilakukan oleh pihak terkait setelah proses penanganan di lokasi selesai.

Back to top button