Berita TerbaruPemerintahan

DP2KBP3A Sebut 41 Desa di Ciamis Sudah Berstatus Desa Layak Anak

Tjiamis,- Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengumumkan bahwa hingga saat ini sudah ada 41 desa yang memperoleh status Desa Layak Anak.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP2KBP3A Ciamis, Elis Lismayani, S.KM, Bdn,. MM, pada Senin (10/11/2025).

“Sampai dengan November 2025, sebanyak 41 desa di Kabupaten Ciamis telah meraih status Desa Layak Anak. Sementara itu, semua 27 kecamatan di Ciamis sudah berstatus layak anak,” kata Elis.

Baca juga: DP2KBP3A Ciamis Siapkan Duta GenRe 2025: Cetak Remaja Tangguh dan Berdaya

Program pembentukan Desa Layak Anak di Ciamis, lanjut Elis, dimulai sejak tahun 2024. “Kami menargetkan pada tahun 2026 nanti, jumlah desa layak anak akan mencapai 159 desa. Sedangkan pada tahun 2029, seluruh desa dan kelurahan di Ciamis harus sudah memiliki status tersebut, sesuai dengan yang tertuang dalam RPJMD,” tambahnya.

Elis juga mengungkapkan, Kabupaten Ciamis telah meraih status Kabupaten Layak Anak selama tujuh tahun berturut-turut. Oleh karena itu, keberadaan desa dan kelurahan yang berkomitmen terhadap hak-hak anak menjadi pondasi penting dalam membangun sistem Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Tanpa dukungan dari desa dan kelurahan yang memiliki komitmen terhadap hak-hak anak, sangat sulit mewujudkan KLA secara menyeluruh,” ungkapnya.

Desa Layak Anak sendiri merupakan inisiatif pembangunan desa yang melibatkan komitmen serta sumber daya dari pemerintah desa, masyarakat, dan sektor dunia usaha. Tujuannya adalah untuk menghormati, menjamin, dan memenuhi hak-hak anak, serta melindungi mereka dari kekerasan, eksploitasi, pelecehan, dan diskriminasi.

“Melalui Desa Layak Anak, kami ingin menciptakan lingkungan desa yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Partisipasi anak dalam proses pengambilan keputusan di tingkat desa juga menjadi bagian penting dari program ini,” tutup Elis. (Red)

Back to top button