Berita TerbaruHeadlinePemerintahan

Komisi D DPRD Ciamis Temukan Masalah IPAL dan Kualitas Air di SPPG Panumbangan

Tjiamis,- Komisi D DPRD Ciamis, Jawa Barat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Panumbangan, Senin (10/11/2025).

Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D, Jenal Aripin, bersama Sekretaris Komisi D, Andang Irpan Sahara, dan anggota lainnya: Yogi Permadi, Nurmutaqien, H. Enceng, dan Anggia Herfianti. Turut mendampingi dalam kegiatan ini Kapolsek Panumbangan, Danramil Panumbangan, dan Kepala UPTD Puskesmas Panumbangan.

Baca juga: Komisi D DPRD Ciamis Kunjungi SPPG di Panjalu, Pastikan Makanan Program MBG Aman, Sehat, dan Bergizi

Sekretaris Komisi D DPRD Ciamis, Andang Irpan Sahara, menjelaskan bahwa sidak ini dilakukan untuk mengawasi pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG), agar dapat berjalan dengan baik.

“Panumbangan adalah titik ketiga yang kami awasi, setelah sebelumnya di Sukamantri dan Panjalu,” ungkap Andang.

Lanjutnya, sidak kali ini fokus pada masalah sanitasi, khususnya kualitas air dan pengelolaan limbah.

Selama sidak, Komisi D bersama unsur Muspika menemukan masalah di salah satu SPPG, yakni Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) SPPG Dwi Maya yang kurang tepat. “Posisi IPAL berada di atas selokan jalan umum. Hal ini berisiko menyebabkan pencemaran, sehingga kami merekomendasikan agar IPAL tersebut segera dibuat sesuai standar,” kata Andang.

Sidak Komisi D DPRD Ciamis ke SPPG di Panumbangan. Foto:Ist

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Ciamis, Jenal Aripin, mengungkapkan dari empat SPPG di Panumbangan yang diperiksa, baru satu dapur yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Yakni dapur SPPG di Desa Payungsari. Sementara itu, tiga SPPG lainnya masih dalam proses, karena kualitas airnya belum memenuhi syarat.

“Oleh karena itu, kami meminta agar SLHS segera diselesaikan, terutama terkait kualitas air yang belum memenuhi standar,” jelasnya.

Anggota Komisi D, Nurmutaqien, juga berharap pengelola dapur tidak bertele-tele dalam penyesuaian dapur dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). (Red)

Back to top button