HKN ke-62, Dinkes Ciamis Ajak Warga Tantang Diri Jalan 62.000 Langkah
Tjiamis;- Masyarakat Kabupaten Ciamis diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui tantangan berjalan kaki sebanyak 62.000 langkah dalam tujuh hari. Gerakan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 sekaligus upaya mendorong masyarakat lebih aktif bergerak.
Ajakan tersebut dikampanyekan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis melalui program Indonesia Bergerak yang digagas Kementerian Kesehatan RI.
Sebagai langkah awal, Dinkes Ciamis menggelar kegiatan bertajuk Start 62.000 Langkah di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Senin (2/11/2026) pukul 15.30 WIB. Kegiatan ini terbuka gratis bagi masyarakat yang ingin mengikuti tantangan tersebut.
Fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Muda Dinkes Ciamis, Yudi Rachman Saleh menjelaskan, peserta harus mengumpulkan 62.000 langkah selama tujuh hari berturut-turut.
Artinya, peserta perlu berjalan sekitar 8.000 hingga 9.000 langkah setiap hari atau setara kurang lebih tujuh kilometer.
“Jadi tantangannya, selama tujuh hari berturut-turut peserta harus mampu berjalan sebanyak 62.000 langkah. Kalau dibagi, rata-rata sekitar 8.000 sampai 9.000 langkah per hari atau kurang lebih tujuh kilometer,” jelas Yudi.
Pantau Langkah Lewat SATUSEHAT Mobile
Tantangan Indonesia Bergerak berlangsung pada 1-14 November 2026. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile dan menghubungkan perangkat pendukung, seperti jam tangan pintar, agar aktivitas berjalan kaki tercatat.
Pemantauan capaian peserta dilakukan secara nasional oleh Kementerian Kesehatan melalui aplikasi tersebut.
Khusus wilayah Ciamis, Tasikmalaya, serta Kabupaten dan Kota Cirebon, koordinasi program berada di bawah Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
Sebagai bentuk apresiasi, masing-masing kabupaten dan kota dalam wilayah koordinasi tersebut akan memilih 50 peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan secara konsisten. Peserta terpilih berkesempatan mendapatkan hadiah dari penyelenggara.
Baca juga: GEMAR Haornas ke-43, Ciamis Satukan Semangat Aktif Hidup Sehat
Yudi mengatakan, sosialisasi program telah dilakukan sejak 1 November melalui Puskesmas, tenaga penyuluh kesehatan, kader, hingga media sosial Dinkes Ciamis.
Tenaga kesehatan juga mulai mengikuti tantangan sekaligus membantu masyarakat memahami cara menggunakan aplikasi SATUSEHAT Mobile dan menghubungkannya dengan perangkat pendukung.

Ada Gerakan Satu Juta Langkah
Selain tantangan 62.000 langkah, peringatan HKN ke-62 juga akan diisi gerakan Satu Juta Langkah yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 15 November 2026.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak mengumpulkan satu juta langkah melalui aktivitas fisik bersama. Peserta cukup memindai barcode SATUSEHAT Mobile yang tersedia di lokasi kegiatan.
Untuk wilayah koordinasi Tasikmalaya dan sekitarnya, kegiatan dipusatkan di Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya. Sementara wilayah Cirebon direncanakan berlangsung di kawasan Bima.
Adapun Kabupaten Ciamis masih mempertimbangkan teknis pelaksanaannya, apakah bergabung dengan kegiatan di Tasikmalaya atau menyelenggarakan kegiatan secara mandiri.
Yudi menegaskan, keberhasilan gerakan ini bukan semata-mata diukur dari jumlah langkah maupun hadiah yang diperoleh peserta. Hal terpenting adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.
Menurutnya, berjalan kaki merupakan olahraga sederhana yang tidak membutuhkan biaya maupun peralatan khusus. Masyarakat dari berbagai kelompok usia dapat melakukannya dengan menyesuaikan kemampuan dan kondisi tubuh.
“Kalau soal hadiah mungkin itu bonus. Tetapi yang paling penting adalah manfaat yang bisa dirasakan langsung. Dengan mengikuti Indonesia Bergerak selama tujuh hari, setidaknya tubuh kita mulai terbiasa melakukan aktivitas fisik dan bergerak setiap hari,” tuturnya.
Melalui momentum HKN ke-62, Dinkes Ciamis berharap masyarakat semakin menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), salah satunya dengan membiasakan berjalan kaki setiap hari.
“Harapannya masyarakat Ciamis bisa ikut bergerak. Tidak harus langsung memaksakan diri, tetapi mulai membiasakan aktivitas fisik setiap hari sesuai kemampuan. Karena hidup sehat bisa dimulai dari langkah sederhana,” pungkasnya.