Lewat Milangkala ke-196, Warga Desa Handapherang Ciamis Kian Guyub Ngawangun Lembur
Tjiamis,- Rangkaian peringatan Milangkala ke-196 Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berlangsung meriah. Puncak acara yang digelar di Balai Sawala Prabu Liman Sonjaya pada Kamis (20/8/2026) ini dipadati oleh ribuan warga masyarakat.
Puncak kegiatan diisi dengan acara Saresehan bertema Ngahalang (Ngajaga Lembur Ajen Luhung Handapherang). Prosesi diawali dengan Ngarak Diksa (Dokumen Ikhtisar Sejarah Desa) dari Balai Desa Handapherang menuju Balai Sawala Prabu Liman Sonjaya, sekaligus dirangkaikan dengan peresmian balai tersebut.
Kepala Desa Handapherang, Tantan Sontani, menyampaikan bahwa peringatan hari jadi desa ini merupakan kali pertama dilaksanakan secara megah dan dihadiri sekitar 2.000 orang dari berbagai elemen.
“Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, kelembagaan desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, lembaga pendidikan, pecinta budaya dari berbagai daerah, hingga seluruh lapisan masyarakat,” ujar Tantan.
Tantan menegaskan, peringatan Milangkala ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan momen kilas balik untuk mengenang jasa para pendiri desa dan tokoh agama.
“Harapannya, peringatan ini dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong royong karena perjalanan membangun desa belum selesai. Semoga Desa Handapherang semakin maju, bermartabat, dan mendapat ridho Allah SWT,” ungkapnya.
Baca juga: Pentas Seni Tradisional Meriahkan Milangkala Desa Handapherang Ciamis

Milangkala ke 196 Tahun Desa Handapherang Diwarnai Berbagai Kegiatan
Selain Saresehan, rangkaian Milangkala ke-196 yang disatukan dengan peringatan HUT ke-81 RI ini juga diisi dengan beragam kegiatan edukatif dan keagamaan. Pada Senin (17/8/2026) malam, digelar Festival Adat dan Budaya yang menampilkan kesenian tradisional.
Selanjutnya pada Rabu (19/8/2026), dilaksanakan ziarah ke makam (maqbarah) para pendiri desa serta tokoh penyebar agama Islam di Desa Handapherang, yang diikuti oleh jajaran desa, perwakilan siswa, pecinta budaya, dan warga. Rangkaian hari itu kemudian ditutup dengan Tabligh Akbar pada malam harinya.
“Kegiatan ziarah bertujuan untuk mengingatkan kita pada kematian, mendoakan para leluhur, menjalin silaturahmi, serta meneladani dan meneruskan perjuangan para pendiri desa,” tambah Tantan.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh warga, pengurus RT/RW, Karang Taruna, panitia PHBN, Dinas Sosial, Disbudpora, PLN ULP Ciamis, serta para donatur yang telah mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara.
Senada dengan Kades, Koordinator RT/RW Desa Handapherang, Taufan Nugraha, turut mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif dari 49 ketua RT dan 19 ketua RW di wilayah Handapherang yang swadaya menyediakan konsumsi selama kegiatan berlangsung.
“Semoga partisipasi dan dukungan ini menjadi wujud nyata semangat guyub ngawangun lembur (kebersamaan membangun desa),” tutur Taufan.
Peringatan Milangkala ini juga membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Para pelaku UMKM diberi ruang untuk berjualan di sekitar lokasi acara. Pelibatan UMKM ini diharapkan dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi warga sekitar dan menjadi agenda tahunan yang lebih meriah di masa mendatang. (Juj)