Berita TerbaruHeadlinePemerintahan

Pelantikan Pengurus Pramuka Ciamis 2025-2030: Momentum Baru di Situs Sejarah Astana Gede Kawali

Tjiamis- Pada Selasa, 6 Januari 2026, di Situs Budaya Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis, sejarah baru tercipta dengan dilantiknya pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Ciamis untuk periode 2025-2030. Pelantikan ini tidak hanya menjadi momen penting bagi dunia kepanduan, tetapi juga menggugah semangat baru untuk mencetak generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.

Acara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolres Ciamis, perwakilan Dandim 0613, Kejari, serta unsur Forkopimda lainnya, berlangsung khidmat di tengah suasana sakral Astana Gede Kawali. Lokasi ini, yang kaya akan nilai sejarah dan budaya, menambah makna mendalam bagi setiap langkah baru Pramuka Ciamis dalam mendidik pemuda bangsa.

Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), yang dipimpin oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menjadi yang pertama dilantik dalam acara tersebut oleh Ketua Pramuka Kwarda Jawa Barat, Herman Suryatman. Setelah itu, kepengurusan Kwarcab yang dipimpin oleh Nanang Permana, beserta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK), juga dilantik dengan penuh khidmat.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat Sunarya menekankan pentingnya Pramuka sebagai organisasi yang lebih dari sekadar kepanduan. “Pramuka Ciamis harus menjadi pilar kokoh dalam pembangunan karakter pemuda. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan moral dan kebijakan dari Mabicab, agar Pramuka mampu mencetak generasi yang unggul dan siap bersaing di kancah global,” ujar Herdiat.

Baca juga: Kwarcab Pramuka Ciamis Gelar Lomba Pramuka Saba Lembur dan Masak Liwet Tradisional

Pesan Ketua Kwarda Jabar ke Pramuka Kwarcab Ciamis

Ketua Kwarda Jawa Barat, Herman Suryatman, juga memberikan pesan kuat terkait pentingnya sinergi antara Pramuka, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda. Ia menekankan bahwa hanya melalui kerjasama yang solid, Pramuka dapat berperan sebagai mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

“Kerjasama yang solid antara semua pihak akan menjadi kunci dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman,” tegas Herman.

Dalam rangka memperkuat karakter pemuda, Herman juga mengusulkan program menanam sayuran di polibag sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian generasi muda. “Anak-anak Pramuka harus diberi kesempatan untuk belajar bercocok tanam, seperti menanam cabe rawit yang dapat menjadi kebutuhan sehari-hari. Dengan memahami cara menanam, mereka tidak hanya belajar tentang alam, tetapi juga tentang pentingnya kemandirian,” tambah Herman.

Program serupa sudah diterapkan sejak tahun 2020 dengan nama *Gerakan Nanam Padi (GNP)* yang melibatkan berbagai kegiatan pertanian dan penanaman pohon serta sayuran. Program ini telah dijalankan mulai dari tingkat Kwarcab hingga sekolah-sekolah dan telah terbukti efektif dalam membentuk mentalitas mandiri pada anggota Pramuka.

Komitmen Kwarcab Ciamis untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Di kesempatan yang sama, Ketua Kwarcab Ciamis, Nanang Permana, menegaskan komitmennya untuk terus membawa Pramuka Ciamis ke arah yang lebih progresif dan inovatif. “Kami bertekad menjadikan Pramuka Ciamis organisasi yang relevan dengan perkembangan zaman, namun tetap menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan kepada kita,” ujar Nanang.

Ia juga menambahkan bahwa program-program seperti GNP akan terus ditingkatkan untuk mendukung terbentuknya generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mandiri dan siap menghadapi tantangan global.

Pelantikan di Astana Gede Kawali ini menjadi simbol awal bagi perjalanan baru Gerakan Pramuka Ciamis. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, dan melalui program-program yang berbasis pada kemandirian dan penguatan karakter, Pramuka Ciamis siap memainkan peran penting dalam membentuk pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdaya saing tinggi. (red)

Back to top button