Pemdes Handapherang Ciamis Realisasikan Dana Desa Tahap 1
Tjiamis,- Pemerintah Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, merealisasikan penggunaan Dana Desa (DD) Tahap 1 tahun 2025. Adapun anggaran Dana Desa tahap I yang diterima Pemdes Handapherang senilai Rp 647.062.800.
Kepala Desa Handapherang Tantan Sontani SH mengatakan, penggunaan Dana Desa dibagi ke dalam dua kegiatan yakni Earmark dan Non Earmark.
Untuk kegiatan Earmark anggaran yang digunakan sebesar Rp 321.093.000. Kegiatan earmark kata Tantan, penggunaannya telah ditentukan atau dialokasikan untuk program-program prioritas tertentu oleh pemerintah pusat.
Kegiatan Earmark yang telah dilaksanakan antara lain penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp 45 juta. Insentif kader kesehatan sebanyak 60 orang sebesar Rp 42 juta. Insentif kader KPM 3.600.000. Kemudian Sistem Informasi Desa Rp 70.935.000. Rehabilitasi Posyandu Cempaka 2 Rp 17.845.000, rehabilitasi Posyandu Kemuning p 21.750.000. Kemudian sosialisasi Perubahan Iklim Rp 5.720.000 serta sosialisasi pertanian Rp 5.720.000.
“Adapun kegiatan earmark lainnya yang belum dilaksanakan antara lain, pembangunan TPT Ranca Panjang. Kemudian Padat Karya Tunai, pembangunan Pos Sampah, Pelatihan Digitalisasi Ekonomi Produktif, PMT Posyandu, Insentif ILP, Insentif kader Surveilan TBC serta pembelian token irpom. Nanti kita laksanakan secara bertahap,” ungkap Tantan Selasa (6/5/2025).
Sementara itu, untuk kegiatan Non Earmark total anggaran yang digunakan sebesar Rp 325.969.800. Kegiatan yang sudah dilaksanakan antara lain Hotmix Jalan Ranca Tutut Rp 116.855.000. Labur aspal Jalan Ciawitali Rp 65.302.000, labur aspal jalan KUD Rp 68.648.000. Kemudian Insentif Guru Paud sebesar Rp 18.000.000.
“Kegiatan non earmark yang belum direalisasikan yakni Indeks Desa Membangun (IDM), pemeliharaan jalur evakuasi, SDGS Pemutakhiran, BTT dam BOP,” jelas Tantan.
Pihaknya menargetkan, semua kegiatan yang belum dilaksanakan bisa selesai tepat waktu. Sementara terkait dengan pembangunan infrastruktur yang sudah dilaksanakan, Tantan meminta masyarakat untuk sama-sama menjaga dan memelihara agar awet dan kebermanfaatannya bisa dirasakan lama oleh seluruh masyarakat. (Red)