Sekda Andang Firman Dorong Gerakan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan di Ciamis
Tjiamis,- Upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mengembangkan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan (PSRL) mulai menunjukkan hasil nyata. Program ini tak hanya menjaga kesuburan lahan, tetapi juga terbukti mampu meningkatkan produktivitas panen secara signifikan.
Sekretaris Daerah Ciamis, Andang Firman, menyampaikan gerakan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Herdiat Sunarya, untuk memperkuat kemandirian pangan berkelanjutan. Implementasinya kini terus meluas di berbagai wilayah.
Salah satu contoh terlihat di Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis, dimana kelompok tani setempat telah memulai penanaman perdana di lahan bengkok. Hingga akhir tahun lalu, luas lahan yang menerapkan konsep serupa di seluruh Ciamis telah mencapai sekitar 70 hektare dan terus bertambah.
Menurut Andang, metode ini mengandalkan bahan alami seperti kompos dan Mikroorganisme Lokal (MOL), sehingga tidak lagi bergantung pada pupuk kimia. Ia bahkan mengaku telah membuktikan sendiri efektivitasnya.
“Di lahan 120 bata, hasil panen yang biasanya 5-6 kuintal meningkat menjadi 1,2 ton. Ini bukti nyata bahwa pertanian organik mampu mendongkrak produksi,” ujarnya. Rabu, (6/05/2026).
Selain hasil panen yang meningkat, kualitas beras juga lebih baik. Nasi yang dihasilkan disebut lebih tahan lama dan tidak cepat basi, bahkan bisa bertahan hingga empat hari. Nilai jualnya pun lebih tinggi di pasaran.
Untuk mendukung keberlanjutan program, petani didorong memproduksi pupuk secara mandiri dengan memanfaatkan bahan sekitar, seperti air cucian beras, air kelapa, buah maja, keong mas, dan sisa telur. Metode ini mengacu pada System of Rice Intensification (SRI) dengan biaya yang relatif rendah.
Di akhir pernyataannya, Andang mengajak petani mengurangi ketergantungan pada bahan kimia yang selama ini merusak kesuburan tanah. Ia menekankan pentingnya mengembalikan kandungan organik tanah demi kesehatan tanaman dan manusia.
Dengan kombinasi praktik lapangan dan pendekatan ilmiah, Pemkab Ciamis optimistis mampu menciptakan produk pertanian unggulan yang berdaya saing sekaligus menjadi ciri khas daerah.