Berita TerbaruPemerintahan

Tumbuh dengan Iman Sejak Dini, Langkah Kecil Menuju Baitullah

Tjiamis,- Peragaan Manasik Haji Anak yang digelar Forum Pecinta Anak Soleh dan Solehah Kabupaten Ciamis di halaman Islamic Center Ciamis, Sabtu (26/09/2026), menjadi momentum mengenalkan rukun Islam kelima menuju Baitullah, sekaligus menanamkan nilai keimanan dan akhlak kepada anak sejak usia dini.

Kegiatan bertema “Langkah Kecil Menuju Baitullah, Melalui Manasik Haji Anak Kita Mengenal Rukun Islam Kelima, Anak Soleh Solehah, Bahagia, Penuh Cinta” tersebut diikuti lebih dari 10.000 peserta dari sedikitnya 400 lembaga.

Kegiatan dibuka Bunda PAUD Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, ditandai dengan pemukulan bedug bersama para tamu undangan.

Dalam pesannya, Hj. Kania mengajak anak-anak mengikuti kegiatan dengan gembira, penuh semangat, serta menjadikan manasik sebagai pengalaman untuk belajar mengenal agama dan membangun karakter.

“Tidak apa-apa kalau belum hafal semuanya. Yang penting mau belajar, mendengarkan, bertanya dan mencoba. Jadilah anak yang selalu semangat dan jangan pernah takut untuk bermimpi,” pesannya.

Menurutnya, manasik haji bukan sekadar mengenalkan tata cara ibadah, tetapi juga mengajarkan kesabaran, kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan dan kepedulian kepada sesama.

Hj. Kania juga mengajak anak-anak untuk menyayangi orang tua, menghormati guru, menyayangi teman, rajin beribadah dan membiasakan diri melakukan kebaikan.

“Anak yang hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang baik hati dan bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Ia menegaskan, pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Pendidikan juga harus membentuk akhlak, karakter, kecintaan terhadap agama serta kepedulian sosial.

Kepada para orang tua, Hj. Kania mengajak untuk terus mendampingi tumbuh kembang anak dengan kasih sayang dan memberikan keteladanan. Sebab, anak belajar tidak hanya dari nasihat, tetapi juga dari perilaku yang mereka lihat setiap hari, terutama dari orang tuanya.

Ia berharap kegiatan manasik haji tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi pengalaman positif yang membekas dalam diri anak.

“Semoga langkah kecil hari ini menjadi awal menuju Baitullah dan kelak menjadi anak-anak yang soleh dan solehah, berakhlak mulia, berbakti kepada orang tua serta bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Back to top button