Warga Keluhkan Jalan Baru Dua Bulan Dibangun Sudah Rusak di Desa Pamarican
Tjiamis.com,- Sejumlah warga Dusun Karangcengek, Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, mengeluhkan kondisi jalan desa yang baru dua bulan selesai dibangun namun kini sudah kembali rusak.
Jalan dengan panjang 350 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 10 cm itu dibangun menggunakan Dana Desa Tahun 2025 dengan anggaran sebesar Rp154.503.000.
Infrastruktur ini merupakan akses penting yang menghubungkan tiga desa sekaligus, yakni Desa Pamarican, Desa Neglasari, dan Desa Bangunsari.
Sayangnya, kualitas jalan yang diharapkan bisa membantu mobilitas warga justru jauh dari harapan. Beberapa titik jalan sudah mulai retak dan rusak, sehingga mengganggu kenyamanan pengguna.
“Masyarakat sudah pernah menanyakan langsung ke pihak desa soal solusi perbaikan jalan yang mulai rusak, tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata,” ungkap Jojo seorang warga dusun karangcengek, Jum’at (12/9/2025).
Warga berharap pemerintah desa segera menindaklanjuti keluhan tersebut agar kerusakan tidak semakin parah dan anggaran pembangunan tidak sia-sia.
Mereka juga meminta agar ke depan ada pengawasan lebih ketat terhadap kualitas pembangunan infrastruktur di desa.
Menanggapi hal itu, Kepala Desa Pamarican, Endang Rahman, menyebutkan bahwa pihaknya memang sudah memprioritaskan perbaikan dengan pengaspalan. Namun, ia mengaku masih terkendala ketersediaan tenaga kerja.
“Memang sudah masuk prioritas untuk dilabur aspal, tapi tenaga kerja pengaspalan masih sibuk, jadi belum bisa dilaksanakan,” jelasnya.
Meski demikian, warga berharap janji tersebut segera ditepati agar jalan bisa kembali layak digunakan dan tidak menimbulkan kerugian lebih besar bagi masyarakat. (Ocky/tjiamis.com)