Penulis: Feri

  • Bumdes Handapherang Ciamis Lirik Potensi Holtikultura untuk Program Ketahanan Pangan

    Bumdes Handapherang Ciamis Lirik Potensi Holtikultura untuk Program Ketahanan Pangan

    Tjiamis,- Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Hanjuang Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jabar, melirik potensi tanaman holtikultura untuk dikembangkan di Desa Handapherang.

    Ketua Bumdes Handapherang, Jujang mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggali potensi-potensi yang ada di Desa Handapherang untuk dijadikan usulan dalam program ketahanan pangan.

    “Saat ini, ada aturan dari Kemendes bahwa 20 persen dari total Dana Desa diperuntukkan untuk program ketahanan pangan. Sebagai bentuk persiapan, kami terjun ke lapangan, untuk melihat potensi apa yang bisa dimaksimalkan di program ketahanan pangan. Untuk selanjutnya diusulkan dalam musyawarah desa (Musdes),” ungkap Jujang, Minggu (9/2/2025) saat meninjau panen kangkung milik Bah Deyo Ketua Kelompok Tani Pasir Ngahiji RW 06 Dusun Cikatomas Handapherang.

    Kata dia, potensi yang ada di Desa Handapherang cukup menunjang untuk program ketahanan pangan. Baik itu potensi bidang pertanian dan peternakan.

    “Karena sekarang program ketahanan pangan ini dikelola Bumdes, maka perencanaan dan eksekusinya harus terukur. Analisanya harus benar-benar matang. Bagaimana caranya, program ketahanan pangan ini mampu memberdayakan masyarakat dan tentunya harus ada untung karena Bumdes ini adalah badan usaha,” jelas Jujang.

    Potensi Tanaman Pangan dan Holtikultura di Desa Handapherang

    Adapun lanjutnya, beberapa potensi yang ada di Desa Handapherang antara lain, pertanian padi dan jagung (tanaman pangan), pertanian sayuran dan buah (tanaman holtikultura), kemudian banyak juga masyarakat yang melakukan penggemukan sapi, domba dan kambing.

    “Untuk sektor perikanan memang tidak terlalu bagus, karena faktor kurangnya pasokan air. Termasuk padi juga sebenarnya tidak optimal karena dalam setahun paling bagus hanya 2 kali masa tanam. Itu dikarenakan lahan pertanian di Handapherang mayoritas tadah hujan,” papar Jujang yang masih aktif di dunia jurnalistik ini.

    Dengan kondisi seperti itu, Jujang justru melirik potensi tanaman holtikultura (sayur dan buah). Tanaman tanaman tersebut tidak membutuhkan pasokan air yang melimpah. “Sayuran dan buah cukup dicebor, kemudian dari masa tanam ke panen itu pendek. Sehingga bisa terus berkelanjutan,” ucapnya.

    Kemudian tambah Jujang, sayuran dan tanaman buah akan sangat menunjang untuk pemenuhan kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG). “Program ketahanan pangan ini kan dilaksanakan sebagai penunjang program makan bergizi gratis. Saya yakin kedepan dapur dapur umum program MBG ini akan melibatkan potensi-potensi lokal, terutama komoditas sayur dan buah dari petani,” kata Jujang.

    Jujang sebagai Ketua Bumdes Handapherang mengaku tertarik untuk menjadikan tanaman holtikultura (sayuran dan buah-buahan) untuk dijadikan program unggulan ketahanan pangan di Desa Handapherang.

    “Analisa usaha dari para petani akan kita lihat dan kaji dulu. Jika menunjang dan menguntungkan tentu ini akan jadi prioritas,” pungkasnya.

    Poktan Pasir Ngahiji Sukses Tanam Sayuran

    Poktan Pasir Ngahiji RW 06 Dusun Cikatomas telah membuktikan keberhasilan menanam sayuran dan buah.

    Bah Deyo, Ketua Kelompok Tani Pasir Ngahiji RW 06 Dusun Cikatomas menyebut, jika dirinya mendapatkan keuntungan yang berlipat dari menanam kangkung.

    Saat ini Ia menanam kangkung di area lahan seluas 50 bata. Dengan modal 400.000 rupiah untuk upah pengolahan lahan, pembelian benih, pupuk dan lainnya. Bah Deyo mengaku bisa menjual kangkung saat panen mencapai 1.050 ikat. Per ikatnya itu dibeli Rp 1.000 oleh bandar.

    “Dari masa tanam sampai panen itu waktunya 28 hari, atau 4 mingguan. Modal hanya Rp 400 ribu, dapat hasil panen 1.050.000, ada keuntungan Rp 650.000. Itu luar biasa. Dan menanam kangkung itu sangat mudah, asal rajin perawatan,” ujar bah Deyo.

    Sementara itu Ketua RW 06 Dusun Cikatomas Handapherang Taufan Nugraha, menyambut baik langkah Bumdes Hanjuang menggaet para petani untuk memaksimalkan program ketahanan pangan.

    “Kami sangat berharap kehadiran Bumdes bisa lebih meningkatkan semangat petani untuk menjadikan pertanian sebagai ladang usaha. Karena saat ini generasi penerus petani sudah mulai berkurang,” ucapnya.

    Dengan hadirnya Bumdes yang memiliki jangkauan luas, para petani tidak usah khawatir untuk menjual hasil pertaniannya. (Feri)

  • Harga Cabai Rawit di Pasar Ciamis Tembus 70 Ribu Per Kilogram

    Harga Cabai Rawit di Pasar Ciamis Tembus 70 Ribu Per Kilogram

    Tjiamis,- Harga cabai rawit di pasar manis Ciamis, Jawa Barat, kembali naik. Hal itu menurut pedagang disebabkan akibat fenomena el nino yang menimbulkan kemarau dimana-mana.

    Henhen salah satu pedagang sayur mengatakan, harga cabai rawit domba saat ini Rp 70 ribu per kilogram. Naik dari harga sebelumnya yang hanya Rp 50 ribu per kilogram.

    Sementara cabai rawit hijau dari Rp 40 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 60 ribu per kilogram.

    Selain itu, harga jenis sayur lainnya juga ikut naik. Misalnya buncis dari Rp 12 ribu/kg menjadi Rp 20 ribu/kg. Kemudian sawi putih atau pecay dar Rp 5 ribu/kg menjadi Rp 10 ribu/kg. Waluh dari Rp 2 ribu/kg menjadi Rp 4.500/kg.

    “Akibat kemarau dan cuaca panas yang sekarang terjadi, membuat pasokan sayuran dari petani ke pedagang pasar berkurang,” ungkapnya Selasa (24/10/2023).

    Baca juga: Hari Santri Nasional di Ciamis, Mengenang Semangat Juang Santri

    Henhen memperkirakan, harga jenis sayuran akan terus mengalami kenaikan. Mengingat saat ini musim kemarau masih terus berlangsung.

    Di tempat terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Ciamis, Asep Sulaeman membenarkan terjadinya peningkatan harga beberapa komoditas sayuran di pasar Ciamis, salah satunya cabai rawit.

    Kenaikan harga itu kata dia, lantaran persediaan barang sedikit sedangkan permintaan tinggi.

    “Saat ini pasokan barang (sayuran) kurang, karena musim kemarau. Jadi ketersediaan barang terbatas mengakibatkan harga naik,” jelasnya. (Red)

  • Siloka Kencana di Kabupaten Ciamis Sukses Digelar, Ini Daftar Pemenangnya!

    Siloka Kencana di Kabupaten Ciamis Sukses Digelar, Ini Daftar Pemenangnya!

    Tjiamis,- Silaturahmi dan Lomba Kader Keluarga Berencana (Siloka Kencana) tingkat Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sukses digelar pada Kamis (24/8/2023).

    Kegiatan yang diikuti perwakilan kader dari 27 Kecamatan di Kabupaten Ciamis ini, dibuka langsung Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

    Dalam pelaksanaannya, Siloka Kencana terbagi ke dalam 2 lomba. Lomba pertama adalah Permatasanda (pertunjukan masyarakat tari pesan dan juga nada). Sementara lomba kedua, yakni Kajarjakamita (Kader Diajar Jagoan Kampung Midang ka Kota) atau lebih dikenal dengan Lomba Cerdas Cermat/LCC.

    Khusus lomba Permatasanda, para peserta menyanyikan lagu Gerabah Stunting Manis (GSM), ciptaan Kepala DP2KBP3A Ciamis, Dr Dian Budiyana M.Si.

    Pada kesempatan itu, Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya mengapresiasi kegiatan gebyar Siloka Kencana tingkat Kabupaten Ciamis tahun 2023.

    “Saya juga apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada para kader, yang telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Herdiat.

    Menurutnya, banyak prestasi yang telah ditorehkan para kader kesehatan di Kabupaten Ciamis. Terbaru yakni prestasi yang diraih Posyandu Cempaka III Desa Giriharja, Kecamatan Rancah. Meraih prestasi juara 1 tingkat Provinsi Jawa Barat.

    “Prestasi ini semoga menjadi motivasi bagi kita semua, untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Dr Dian Budiyana M.Si Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Ciamis menuturkan, peserta Siloka Kencana tingkat Kabupaten Ciamis ini merupakan para juara Siloka Kencana di tingkat Kecamatan.

    “Kegiatan Siloka kencana ini, merupakan inovasi Pemkab Ciamis dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan juga sikap serta kreatifitas kader, menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat,” katanya.

    Adapun juara dalam Siloka Kencana tahun 2023. Untuk Lomba Permatasanda, Juara 1 Kecamatan Panjalu, juara kedua Sindangkasih dan juara ketiga Kecamatan Ciamis.

    Sementara untuk lomba Kajarjakamita/LCC, juara 1 Kecamatan Cipaku, kedua Cijeungjing dan ketiga Kecamatan Sadananya.

    Penyerahan trofi juara Permatasanda diberikan oleh Bupati Ciamis, sementara trofi untuk Kajarjakamita oleh Sekretaris Daerah. (Red)

  • Jalan Sehat di Desa Selamanik Ciamis Meriah, Oih Burhanudin Beri Apresiasi

    Jalan Sehat di Desa Selamanik Ciamis Meriah, Oih Burhanudin Beri Apresiasi

    Tjiamis,- Dalam rangkaian peringatan HUT RI ke 78 tahun, Desa Selamanik Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis Jawa Barat, menggelar kegiatan jalan sehat Rabu (16/8/2023).

    Hadir dalam kesempatan itu H Oih Burhanudin selaku tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD Ciamis, Kepala Desa Selamanik, BPD, Babinmas dan Babinsa.

    Ribuan masyarakat Desa Selamanik antusias dan tumplek mengikut kegiatan jalan santai itu.

    H Oih Burhanudin mengapresiasi kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan di Desa Selamanik.

    “Ini kegiatan bentuk syukur masyarakat atas nikmat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78, saya merasa terharu dengan semangat masyarakat memperingati HUT RI,” kata H Oih.

    Berbagai hadiah menarik diparebutkeun peserta dalam kegiatan jalan sehat itu. Termasuk hadiah hiburan dari Oih Burhanudin, Kades Selamanik dan Ketua BPD.

    “Kegiatan seperti ini harus tetap dijaga, agar semangat nasionalisme masyarakat tetap terjaga,” pungkas Oih. (Red)

  • Menghadapi Kemarau, DPRKPLH Ciamis Edukasi Warga Hindari Kebakaran Akibat Pembakaran Sampah

    Menghadapi Kemarau, DPRKPLH Ciamis Edukasi Warga Hindari Kebakaran Akibat Pembakaran Sampah

    Tjiamis,- Musim kemarau di Kabupaten Ciamis selalu membawa risiko tinggi terhadap kebakaran, terutama kebakaran hutan yang dapat meluas dengan cepat. Oleh karena itu, DPRKPLH Ciamis mengambil langkah penting dengan mengedukasi masyarakat tentang bahaya membakar sampah sembarangan selama musim kemarau.

    Menurut Kepala DPRKPLH, Taufik Gumelar, upaya ini bertujuan untuk mencegah dampak buruk akibat praktik membakar sampah yang tidak terkendali. “Musim kemarau juga meningkatkan potensi kebakaran di permukiman warga dan lahan terbuka. Meskipun kerap kali terjadi karena kelalaian, kebiasaan membakar sampah sembarangan menjadi penyebab utama kebakaran yang dapat mengancam keselamatan dan lingkungan,” katanya, Selasa (15/8/2023) di Ciamis.

    Taufik menekankan, “Mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat membakar sampah. Jangan sampai menimbulkan dampak yang tidak kita inginkan.” Hal ini sangat penting, terutama karena musim kemarau membuat suhu lebih tinggi dan kelembaban lebih rendah, menjadikan lingkungan lebih rentan terhadap titik bakar.

    Edukasi tentang Pengelolaan Sampah yang Aman dan Bertanggung Jawab

    Selain menghindari membakar sampah secara sembarangan, DPRKPLH juga memberikan saran mengenai pengelolaan sampah yang aman dan bertanggung jawab. Beberapa jenis sampah organik dapat dibakar untuk dijadikan pupuk. Namun, warga diminta untuk tetap berhati-hati dalam melakukannya. Sampah anorganik seperti plastik sebaiknya tidak dibakar, karena dapat menghasilkan zat berbahaya yang merugikan kesehatan.

    Taufik menyarankan, “Pihaknya pun menyarankan untuk sampah anorganik sebaiknya masyarakat pilah dan bisa kumpulkan atau tabungkan ke Bank Sampah.” Dengan memilah sampah, masyarakat bukan hanya menghindari risiko kebakaran, tetapi juga turut menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan.

    Baca Juga : Pabrik Pengolahan Kayu di Cijeungjing Ciamis Terbakar

    Dalam menghadapi musim kemarau, DPRKPLH Ciamis mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan membangun kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Dengan langkah-langkah preventif seperti ini, diharapkan Kabupaten Ciamis dapat mengurangi risiko kebakaran yang mungkin terjadi akibat kelalaian dalam mengelola sampah.* (Tim)

  • Disebut Calon Diva oleh Produser, Ini Profil Valiza Aura, Pelajar SMP Asal Cipaku Ciamis yang Jadi Juara Favorit HAPMI Jabar

    Disebut Calon Diva oleh Produser, Ini Profil Valiza Aura, Pelajar SMP Asal Cipaku Ciamis yang Jadi Juara Favorit HAPMI Jabar

    tjiamis,- Pelajar SMP di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Valiza Aura Zaskia digadang-gadang bakal menjadi calon Diva oleh salah satu produser musik dari Galuh Music Entertainment, Devi Tristiana.

    Valiza merupakan seorang siswi kelas 9 di SMPN 1 Cipaku.

    Ia sebelumnya sempat tampil memukau dan berhasil menjadi juara favorit dalam ajang Festival Pop Singer (FPS) tingkat Jabar, yang dilaksanakan HAPMI (Himpunan Artis Penyanyi Musisi Indonesia) 8-9 Juli 2023, di GGT Ciamis.

    Valiza sendiri didaftarkan pihak sekolah (SMPN 1 Cipaku) untuk mengikuti ajang Festival Pop Singer yang dilaksanakan HAPMI Ciamis, kategori remaja. Di Tingkat Kabupaten Ciamis, Valiza menjadi juara 1 dan berhasil lolos untuk mengikuti ajang serupa di tingkat Jawa Barat.

    Sementara dalam ajang Pop Singer (FPS) tingkat Jawa Barat, Valiza harus puas menjadi juara harapan 1. Meski demikian, Valiza justru terpilih sebagai juara favorit dalam ajang itu.

    Baca juga: Fera Kartika Jadi Juara 1 Festival Penyanyi Lagu Indonesia Populer HAPMI Ciamis

    Ternyata bakat bernyanyi Valiza Aura sudah muncul sejak kelas 2 Sekolah Dasar. Anak pertama dari pasangan Alam Nuralam dan Fitri Sri Sulastri ini, kerap diikutsertakan dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

    Gadis kelahiran 19 November 2008 ini, menjadi andalan sekolahnya (SDN 2 Buniseuri) untuk ikut FLS2N. 

    Saat kelas 3 SD, Valiza Aura terpilih mewakili Kecamatan Cipaku mengikuti FLS2N tingkat Kabupaten Ciamis, dan menjadi juara harapan 1.

    Bakat Valiza tak hanya bernyanyi, ternyata Ia juga berprestasi di bidang lain seperti baca puisi, sajak dan Pildacil. Saat kelas 4 SD, Valiza mewakili Ciamis untuk ikut lomba Pildacil tingkat Jawa Barat.

    Penuturan Ibunda Valiza Aura

    Menurut Ibunda dari Valiza, Fitri Sri Sulastri, bakat bernyanyi Valiza Aura memang sudah tampak sejak sekolah dasar. Ia menyebut, jika bakat anaknya itu muncul begitu saja.

    “Tidak pernah berlatih atau les khusus bernyanyi, kami orang tuanya juga heran suara Valiza bisa enak didengar,” ungkap Fitri Minggu (13/8/2023).

    Fitri menyebut, anaknya mendapatkan pembinaan atau pelatihan dari guru seni di sekolah, jika akan mengikuti event atau lomba.

    “Jadi memang alami, terkadang saat latihan juga, gurunya bilang tidak ada yang harus dilatih lagi, karena memang penampilan dan suaranya sudah bagus,” ucapnya.

    Potensi dan bakat bernyanyi dari Valiza Aura ini, langsung diminati salah satu produser musik di Ciamis, Devi Tristiana. Produser Galuh Music Entertainment ini bahkan membuatkan 1 single untuk Valiza berjudul “Toxic”.

    “Singlenya sudah rilis dan disebar di 150 platform digital musik,” ungkap Devi.

    Ia menyebut, Valiza bisa menjadi Diva masa depan. “Suaranya bisa terus diasah, karena memang saat ini usianya pelajar. Tapi saya yakin, dengan suaranya yang saat ini juga, setiap lagu yang dibawakan Valiza bisa diterima pendengar,” pungkasnya.

    Di Galuh Music Entertainment, Valiza Aura akan bersama-sama dengan penyanyi senior lainnya, salah satunya Fera Kartika yg juga finalis HAPMI Jabar. Fera juga yang membantu Valiza dalam proses keluarnya single lagu “Toxic” dan akan terus membantu mematangkan bakatnya dalam bernyanyi.

  • Bupati Ciamis Lantik PAW Kades Pamokolan, Ini Pesannya

    Bupati Ciamis Lantik PAW Kades Pamokolan, Ini Pesannya

    Tjiamis.com – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengingatkan Kepala Desa untuk tidak menjadikan jabatannya sebagai sarana mencari atau menambah kekayaan.

    Hal tersebut Herdiat ungkapkan saat kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan PAW Kepala Desa Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Ujang Tolib.

    Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Desa Pamokolan, Jumat (11/8/2023).

    “Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya, harus rela berkorban, jangan berpikir untuk mencari dan menambah kekayaan dari jabatan,” kata Herdiat.

    Pada kesempatan itu juga, Herdiat berpesan bahwa ia tidak menghendaki ada Kades yang berurusan dengan aparat penegak hukum lantaran perbuatan memperkaya diri.

    “Patuhi aturan undang-undang yang berlaku, karena banyak regulasi yang mengatur tentang masalah desa ini, maka harus faham dan taati,” ucapnya.

    Menurut Herdiat, jabatan kepala desa itu mempunyai peran dan juga fungsi serta resiko yang sama sebagaimana halnya Bupati. Karena sama memimpin masyarakat.

    “Resiko pimpinan itu luar biasa, kita bagus ada pujian kita salah meski sedikit tentu akan ada caci maki. Sangat berat kalau kita tidak nikmati,” tuturnya.

    Dalam kesempatan itu juga Herdiat sangat berharap di sisa masa jabatannya, Kepala Desa Pamokolan ini dapat benar-benar menjalankan tugas dengan baik.

    “Serta dapat melaksanakan amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

    Bupati Ciamis menambahkan, meskipun dipilih oleh panitia akan tetapi keputusan tersebut adalah mandat dari masyarakat Desa Pamokolan itu sendiri.

    “Saya juga ucapkan terimakasih kepada Pjs Kepala Desa Pamokolan dan juga Almarhum Aon Nurhakim karena dedikasinya selama ini,” pungkasnya. (Tim/Tjiamis.com)

  • Di Ciamis, Ada Kuliner Tutut Pedas yang Bikin Ngiler

    Di Ciamis, Ada Kuliner Tutut Pedas yang Bikin Ngiler

    Tjiamis,- Kabupaten Ciamis Jawa Barat, terkenal dengan beragam kuliner nya, salah satu yang cukup unik yakni tutut (keong sawah).

    Ada salah satu warung yang menyediakan kuliner tutut tersebut, yakni warung Rizkya di jalan Stasiun, depan kantor Bappeda.

    Warung tutut ini sudah beroperasi sejak beberapa tahun yang lalu.

    Keberadaan warung Rizkya yang menyediakan kuliner tutut ini cukup diminati masyarakat. Tak hanya kalangan dewasa, anak anak remaja juga doyan menyantap tutut.

    Berdasarkan penuturan pengelola warung tutut Rizkya, Tutut yang dijajakan di warung tersebut terasa nikmat dan tidak bau anyir.

    Pengelola memiliki cara sendiri untuk menghilangkan lendir dari tutut, sehingga saat dimasak tidak berbau anyir.

    Kemudian saat disantap, daging yang ada di dalam cangkang tutut teksturnya empuk dan mudah diambil menggunakan tusukan khusus, ataupun di “cokcrok” langsung menggunakan mulut.

    Untuk mendapatkan seporsi kuliner tutut di warung Rizkya Ciamis, anda hanya perlu mengeluarkan Rp 7.000 untuk ukuran porsi mini dan Rp 13.000 untuk porsi besar. Untuk rasanya, ada tutut rasa pedas dan juga original.

    Warung tutut ini buka dari jam 11 siang sampai pukul 12 malam. Selain menyediakan tutut warung Rizkya juga menyediakan cemilan lainnya, seperti kentang dan sosis goreng.

    Siti Nurlaela pecinta kuliner tutut asal Ciamis mengaku ketagihan dengan Tutut Pedas di warung Rizkya. “Di Ciamis baru nemu yang enak di sini, rekomended lah,” ucapnya. (Red)

  • Dear Seluruh Warga Ciamis, Buat E-KTP Cukup ke Kantor Kecamatan

    Dear Seluruh Warga Ciamis, Buat E-KTP Cukup ke Kantor Kecamatan

    Tjiamis,- Warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang akan membuat administrasi kependudukan seperti E-KTP dan Kartu Keluarga (KK), saat ini tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Capilduk.

    Warga sudah bisa membuat E-KTP dan administrasi kependudukan lainnya di kantor Kecamatan masing-masing.

    Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatat Sipil Kabupaten Ciamis, Yayan Muhammad Sopyan membenarkan hal itu Kamis (10/8/2023).

    Menurutnya, seluruh kantor Kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis sudah memiliki mesin percetakan sendiri.

    “27 Kecamatan di Ciamis sekarang sudah bisa melayani pembuatan E-KTP,” ungkap Yayan.

    Kata dia, alat percetakan adminduk di tiap kantor Kecamatan di Ciamis sudah cukup lengkap.

    “Bahkan mesin percetakannya sudah mampu mencetak 50 E-KTP per jam,” katanya.

    Terkait dengan blangko untuk E-KTP, Ciamis dalam satu pekan menerima 2.000 blangko dari pemerintah pusat.

    “Jadi untuk sekarang buat E-KTP dan lainnya sudah bisa di kantor Kecamatan, silahkan manfaatkan pelayanan ini,” ucap Yayan.

    Selain melengkapi fasilitas pelayanan adminduk di 27 kantor Kecamatan, dalam rangka mendekatkan pelayanan masyarakat, Disdukcapil Ciamis kerap jemput bola, salah satunya dengan mendatangi sekolah tingkat SLTA.

    “Banyak siswa di SMA yang sudah berusia 17 tahun dan sudah bisa memiliki KTP, kita jemput bola berikan pelayanan pembuatan E-KTP,” pungkasnya.

    Warga Kelurahan Ciamis, Ramdani mengapresiasi pelayanan E-KTP yang sudah bisa dilakukan di semua kantor Kecamatan. “Baguslah, karena kalau ke kantor Capilduk selain jauh, kadang antrinya lama,” ucapnya. (Feri)

  • Kadis Pertanian Ciamis Rekomendasikan Agrowisata Cibungureun Leuwi Keris

    Kadis Pertanian Ciamis Rekomendasikan Agrowisata Cibungureun Leuwi Keris

    Tjiamis,- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Slamet Budi Wibowo terkesan dengan lokasi agrowisata Cibungureun Leuwi Keris, di Dusun Guha Desa Handapherang, Cijeungjing.

    Hal itu Ia sampaikan usai menghadiri rapat konsolidasi Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Ciamis, Rabu (9/8/2023).

    “Lokasi ini sangat bagus, tempatnya nyaman cocok untuk apa aja,” ujar Budi.

    Budi pun merekomendasikan Agrowisata Cibungureun Ciamis, untuk acara acara pertemuan, sekedar makan-makan bersama keluarga dan sebagainya.

    “Tempatnya sangat enak tempatnya pun teduh, istimewa pokoknya,” katanya.

    Baca juga: Proklim di Dusun Guha Desa Handapherang Ciamis, Kementerian LH Laksanakan Penilaian

    Agrowisata Cibungureun sendiri dibangun sekitar tahun 2019, oleh masyarakat sekitar. Lokasinya tepat berada di pusat pembangunan proyek bendungan Leuwi Keris sungai Citanduy.

    Di lokasi itu, terdapat gazebo-gazebo untuk pengunjung beristirahat dan berkumpul. Terdapat pula “saung ruang riung” yang ukurannya cukup luas, biasa digunakan untuk acara pertemuan, rapat, reunian dan acara lainnya dengan nuansa alam yang terbuka.

    Selain itu, saat masuk ke lokasi Agrowisata Cibungureun, terdapat kebun durian dan tanaman-tanaman sayuran yang menjadi daya tarik pengunjung.

    Pengelola Agrowisata Cibungureun Leuwi Keris, H Ishak Misbahuddin menuturkan, agrowisata Cibungureun menyediakan fasilitas gazebo dan joglo terbuka dengan nuansa alam yang asri, dihiasi dengan taman indah.

    Berkunjung ke agrowisata Cibungureun, pengunjung hanya akan dipungut Rp 5.000/orang, untuk biaya kebersihan.

    Bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke lokasi Agrowisata Cibungureun Leuwi Keris, pihak pengelola juga menyediakan paket makan nasi timbel dan nasi liweut dengan harga murah. Menunya adalah masakan khas sunda, seperti bakar ikan, bakar ayam, cah kangkung, mendoan dan lainnya.

    Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi nomor WA 08122193813. (Redaksi)