Bentengi Generasi Muda dari Paham Ekstremisme, Bakesbangpol Ciamis Gencarkan Edukasi ke Sekolah
Tjiamis,- Upaya membentengi generasi muda dari pengaruh paham ekstremisme berbasis kekerasan terus dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Ciamis. Kabupaten Ciamis. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAD-PE).
Program tersebut difokuskan pada penguatan wawasan kebangsaan sekaligus membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kerukunan, menghormati keberagaman, serta menolak segala bentuk tindakan yang mengarah pada kekerasan.
Terbaru, kegiatan edukasi melalui Roadshow dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ciamis menyasar kalangan pelajar.
Baca juga: Kesbangpol Ciamis Gelar Upacara Penerimaan 1.743 Calon Anggota Paskibra Angkatan 2027
Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Ciamis, Aang Setiawan, SE., MM., menjelaskan bahwa edukasi sejak usia sekolah merupakan langkah penting dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap berbagai pengaruh negatif.
Menurutnya, pelajar perlu dibekali pemahaman yang kuat tentang toleransi, sikap saling menghargai, dan pentingnya menjaga keutuhan bangsa. Nilai-nilai tersebut harus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Aang menilai sekolah mempunyai posisi strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Tidak hanya sebagai tempat menimba ilmu, sekolah juga menjadi ruang untuk menanamkan semangat persatuan, membangun pola pikir terbuka, serta membiasakan interaksi yang positif di tengah perbedaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong para pelajar agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya, saling menghormati, dan tidak mudah terpengaruh oleh pemikiran maupun ajakan yang mengarah pada tindakan kekerasan,” ujar Aang, Rabu (4/11/2026).
Ia berharap, pelaksanaan roadshow RAD-PE dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para siswa tentang peran generasi muda dalam menjaga kondusivitas lingkungan pendidikan.
“Lebih dari itu, Bakesbangpol Ciamis ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa pencegahan ekstremisme bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar,” pungkas Aang. (Red)