Dampingi Herkis, Heri Rafni Kotari Bantu PSGC Ciamis Bangun Kekuatan Jelang Lawan PSPS
Tjiamis;- PSGC Ciamis berupaya bangkit setelah melewati dua pertandingan dengan hasil kurang memuaskan. Menjelang duel kontra PSPS Pekanbaru, pelatih Heri Kiswanto (Herkis) mulai membenahi mental dan kekompakan skuad dengan dukungan Heri Rafni Kotari dalam jajaran tim pelatih.
Kehadiran Heri Rafni Kotari menjadi bagian dari upaya memperkuat persiapan Laskar Singacala menghadapi laga penutup putaran pertama Pegadaian Championship 2026/2027.
Pelatih Heri Kiswanto mengatakan, pembenahan mental menjadi perhatian utama setelah PSGC mengalami hasil buruk saat menghadapi PSMS Medan dan PSS Sleman.
Menurut Heri, hasil pertandingan sebelumnya tidak boleh terus membebani pemain. Seluruh skuad harus kembali memiliki kepercayaan diri agar mampu menunjukkan permainan terbaik saat menghadapi PSPS.
“Pada latihan pertama Jumat kemarin, kami mengutamakan kebersamaan setelah mendapatkan hasil buruk lawan PSMS dan Sleman. Saya bersama tim pelatih, termasuk Coach Rafni, menyiapkan kembali mental para pemain,” ujar Heri dalam konferensi pers melalui Zoom, Sabtu (7/11/2026).
Ia mengakui PSGC masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus segera diperbaiki. Evaluasi telah dilakukan bersama pemain melalui sesi latihan dan diskusi internal.
Baca juga: Hadapi PSPS Pekanbaru, PSGC Ciamis Fokus Pulihkan Mental dan Kepercayaan Diri
Heri ingin seluruh pemain melupakan hasil sebelumnya dan mengalihkan fokus pada pertandingan berikutnya. Dengan kondisi psikologis yang lebih baik, ia berharap anak asuhnya bisa tampil lebih siap menghadapi tekanan pertandingan.
“Memang banyak sekali kekurangan dan ini sudah diperbaiki serta disikapi dengan baik oleh para pemain. Yang penting psikologis pemain kembali, sehingga saat melawan Pekanbaru semuanya fresh dan siap bertanding,” katanya.
Selain kesiapan tim, Heri Kiswanto turut memberikan penjelasan mengenai perubahan komposisi pemain dalam beberapa pertandingan terakhir.
Ia membantah adanya persoalan komunikasi maupun hubungan dengan mantan pelatih PSGC, Eka Ramdani. Menurutnya, perubahan susunan pemain merupakan bagian dari kebutuhan strategi untuk menghadapi karakteristik setiap lawan.
“Mengenai masalah dengan Eka, bongkar pasang atau apa, sebenarnya tidak. Cuma memang disesuaikan dengan lawan. Yang jelas hubungan kami selama ini tidak ada masalah, baik-baik saja,” tegasnya.
Heri menyebut hasil yang belum maksimal menjadi bahan evaluasi bagi seluruh elemen tim. Karena itu, pembenahan terus dilakukan agar PSGC bisa tampil lebih kompetitif.
Bangun Kerja Sama dengan Pemain
Heri juga mengakui harus menjalankan tugas kepelatihan dengan keterbatasan staf pendamping. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk mengurangi intensitas persiapan tim.
Ia mengaku membangun komunikasi langsung dengan para pemain, termasuk membahas strategi dan pendekatan permainan yang akan diterapkan saat menghadapi PSPS Pekanbaru.
“Pertanyaan kepada saya bahwa saya sendirian, ya itu memang sudah risiko. Sekarang walaupun staf pelatih tidak ada, tetapi saya bisa bekerja sama dengan para pemain dan mereka sangat membantu,” ungkapnya.
Menurut Heri, persiapan menghadapi PSPS tidak hanya berkaitan dengan strategi permainan. Kesiapan fisik, mental, dan konsentrasi juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.
“Kita diskusi apa yang akan dilakukan terbaik untuk besok lawan PSPS Pekanbaru. Semuanya sudah kita siapkan dari mental, tenaga, dan pikiran. Kita coba push lagi para pemain agar kembali ke permainan terbaiknya,” pungkas Heri.
PSGC Ciamis dijadwalkan bertandang ke markas PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (7/11/2026) malam.
Pertandingan ini menjadi momentum bagi Heri Kiswanto bersama Heri Rafni Kotari dan seluruh skuad Laskar Singacala untuk membangun kembali kepercayaan diri sekaligus menutup putaran pertama kompetisi dengan hasil positif.