FASI ke-XIII Pamarican Ciamis Digelar, Cetak Anak Shaleh
Tjiamis,- Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) ke-XIII tingkat Kecamatan Pamarican digelar di Kampus MAN 4 Sukajadi, Pamarican, Ciamis, Sabtu (8/11/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) ini mengusung tema Cetak Anak Shaleh yang Berprestasi.
Ketua LPPTKA BKPRMI Kecamatan Pamarican, H. Ade Latif Fauzi, mengatakan FASI digelar secara berjenjang, mulai tingkat kecamatan hingga nasional.
Pada FASI tahun ini, ada 22 mata lomba yang dipertandingkan untuk tiga jenjang, yakni TKA, TPA, dan TQA. Sementara jumlah peserta FASI sebanyak 242 orang dari 38 Unit TKA, TPA dan TQA.
Untuk jenjang TKA, lomba perorangan meliputi Tartil Al-Qur’an, Azan dan Iqomah, Mewarnai, dan Pidato Bahasa Indonesia. Sedangkan lomba beregu meliputi Nasyid Islami, Peragaan Shalat, Cerdas Cermat Al-Qur’an (CCQ), dan Ikrar Santri.
Untuk jenjang TPA, lomba perorangan meliputi Tartil Al-Qur’an, Azan dan Iqomah, Menggambar, Kisah Islami, dan Ceramah Agama Islam. Lomba beregu meliputi Nasyid Islami, CCQ, Menggambar, dan Peragaan Shalat.
Sementara untuk jenjang TQA, lomba perorangan meliputi Tilawah Al-Qur’an, Tahfidz Juz ‘Amma, Tarjamah Lafdziyah atau Puitisasi Terjemah Al-Qur’an, Kisah Islami, Kaligrafi, Ceramah Agama Islam, dan Syarhil Qur’an.
FASI ke XIII Pamarican Dibuka Ketua MPD BKPRMI Ciamis
FASI ke-XIII Pamarican dibuka langsung Ketua Majelis Pembina Daerah BKPRMI Kabupaten Ciamis, Andang Irpan Sahara, yang juga Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis.
Dalam sambutannya, Andang mengatakan peserta terbaik di setiap mata lomba akan mewakili Kecamatan Pamarican pada FASI tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar Desember 2026.
Menurut Andang, FASI bukan sekadar lomba. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan dan penyaluran bakat anak, sekaligus alternatif aktivitas positif yang sehat secara jasmani dan kuat secara mental spiritual.
“FASI ini untuk menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini, membentuk karakter dan akhlak mulia, serta meningkatkan semangat belajar agama,” ujar Andang.
Selain itu, FASI juga melatih mental juara, kepercayaan diri, keberanian tampil di depan umum, dan sportivitas anak. Kegiatan ini juga menjadi bahan evaluasi sejauh mana kurikulum TKA, TPA, dan TQA dilaksanakan oleh ustadz dan ustadzah di masing-masing unit.
Andang menegaskan, apa yang dilakukan LPPTKA BKPRMI sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Ciamis yang menempatkan pendidikan keagamaan sebagai prioritas utama.
Pendidikan keagamaan dinilai menjadi benteng utama pertahanan moral, sekaligus pilar pembangunan karakter daerah untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan serta menangkal degradasi moral generasi muda.
Di akhir sambutannya, Andang mengapresiasi LPPTKA BKPRMI Kecamatan Pamarican, Forkopimcam Pamarican, para kepala desa se-Kecamatan Pamarican, dan semua pihak yang mendukung kelancaran kegiatan.
Ia juga menitipkan pesan khusus kepada dewan juri agar mengedepankan objektivitas dan independensi.
“Juri yang sholeh akan melahirkan prestasi santri yang sholeh,” tegasnya. (Juj)