Kementan Salurkan Program Pengembangan Ayam Petelur ke 23 Kelompok di Ciamis, Disnakan Perkuat Pendampingan
Tjiamis,- Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis mendampingi tim Kementerian Pertanian dalam kegiatan monitoring program pengembangan ayam petelur yang dilaksanakan oleh satuan kerja di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Kegiatan ini dilakukan oleh Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Ternak yang berbasis di Bekasi, bersama staf ahli Wakil Menteri Pertanian, Nandang Sudrajat.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis adalah Dr. Drs. Anton Wahyu Radityananto, M.Si menyebut, pada tahun ini, program pengembangan ayam petelur di Kabupaten Ciamis mendapatkan alokasi 23 titik yang tersebar di 12 kecamatan.
“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemberdayaan kelompok peternak,” ungkap Anton Rabu (26/11/2025).
Kata dia, setiap kelompok penerima bantuan memperoleh paket lengkap berupa 600 ekor ayam siap bertelur. Serta dukungan sarana dan prasarana yang meliputi kandang, pakan, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya yang disediakan langsung oleh Kementerian Pertanian.
Dari hasil monitoring, diketahui bahwa masih terdapat 7 kelompok yang belum menerima dropping ayam. Pemerintah menekankan bahwa ayam yang digunakan berasal dari produksi lokal sebagai bentuk dukungan terhadap peternak dalam negeri.
Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis menegaskan pentingnya keberlanjutan program ini. Untuk itu, pendampingan terus dilakukan. Termasuk melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) di Desa Rawa yang berfokus pada pelatihan manajemen budidaya ayam petelur beberapa waktu lalu.
Pemerintah berharap kelompok penerima manfaat dapat mengelola bantuan ini secara optimal. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas, kesejahteraan peternak, serta mendukung kebutuhan pangan daerah.
“Mudah-mudahan bantuan pengembangan ayam petelur ini bisa berlanjut dan menyasar kelompok-kelompok lainnya di Kabupaten Ciamis,” pungkas Anton. (Red)