Mahasiswa BKI INU Ciamis Tutup Program Pembinaan WBP dengan Buka Puasa dan Berbagi Takjil di Lapas
Tjiamis.com,- Puluhan mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Institut Nadhatul Ulama (INU) Ciamis menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama dengan warga Lapas Kelas II B Ciamis, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Lentera Ramadan Menyalakan Empati, Merajut Silaturahmi yang Hakiki.”
Komandan Mahasiswa (Kosma) Prodi BKI INU Ciamis, Fera Kartika, mengatakan kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama tersebut merupakan penutup dari rangkaian program pembinaan warga binaan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Prodi BKI INU Ciamis di Lapas Ciamis.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan sekaligus bentuk kepedulian mahasiswa kepada warga binaan selama bulan Ramadan.
“Selain memberikan takjil kepada warga binaan, kita juga membagikan takjil kepada masyarakat umum di Alun-alun Ciamis,” ungkap Fera.
Baca juga: Bupati Herdiat Lepas 118 Mahasiswa KKN Perdana INU Ciamis
Adapun kegiatan pembinaan warga binaan sendiri, melibatkan 42 mahasiswa prodi BKI dari semua angkatan. “Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama atau MoU antara INU dan Lapas Kelas IIB Ciamis,” katanya.
Kegiatan berlangsung sejak 2 hingga 13 Maret 2026. Selama sepuluh hari, mahasiswa membina 22 warga binaan, dengan fokus pada pengembangan kepribadian dan mental.
“Kegiatan ini seperti diklat Ramadan, lengkap dengan kamar santrinya,” katanya.
Lanjut Fera, para mahasiswa Prodi BKI yang terlibat memiliki jadwal khusus untuk membimbing warga binaan. “Setiap hari, mahasiswa bergantian mengisi sesi pembinaan atau diklat Ramadan ini. Berbagai materi keagamaan diberikan kepada peserta program untuk memperkaya pengetahuan dan membentuk karakter mereka,” jelasnya.
Fera berharap, kegiatan ini bisa membekali warga binaan dengan karakter yang baik, sehingga mereka siap menghadapi kehidupan setelah keluar dari lapas. “Intinya, kami ingin menyiapkan mental mereka agar siap menghadapi lingkungan sekitar, dengan bekal kepribadian yang berlandaskan agama,” tambahnya.
Tindak Lanjut Kerjasama INU dan Lapas Kelas IIB Ciamis
Dosen Institut Nadhatul Ulama (INU) Ciamis, Rifki Syahrani Fachry, membenarkan jika kegiatan ini sebagai tindak lanjut program kerja sama antara INU dan Lapas Kelas IIB Ciamis.
“Sebelumnya kami memang sudah menjalin kerja sama dengan Lapas Ciamis terkait pengabdian masyarakat. Salah satunya adalah membina warga binaan selama bulan Ramadan,” ujarnya.
Rifki menambahkan, kegiatan semacam ini akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya dengan persiapan yang lebih matang. “Dengan kapasitas yang lebih maksimal, karena tahun ini belum semua warga binaan bisa ikut. Mungkin tahun depan kegiatan akan jauh lebih optimal,” kata Rifki.
Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi warga binaan untuk tetap semangat menjalani masa pembinaan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan mereka, sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah keluar dari lapas.
Sementara itu, Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas IIB Ciamis, Ipan, mengapresiasi kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa INU. Kegiatan ini sungguh menyenangkan dan memberikan manfaat. Dari 301 warga binaan, 22 mengikuti program santri,” katanya.
Ipan menambahkan, kegiatan seperti ini merupakan kebanggaan bagi pihak lapas karena menghadirkan perguruan tinggi yang secara sukarela membina warga binaan. Ia berharap pembinaan serupa tidak hanya dilakukan di bulan Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan lainnya.
“Masih banyak warga binaan yang membutuhkan pembinaan, baik dalam bidang keagamaan maupun bidang lainnya yang telah disepakati bersama,” pungkasnya. (Juj)