Berita TerbaruPemerintahan

Menguatkan Gizi dan Kepedulian Sosial, SPPG Sangkuriang Ciamis Santuni 205 Anak Yatim

Tjiamis.com,- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sangkuriang di Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, menggelar kegiatan sosial penyantunan anak yatim. Kegiatan ini dilakukan sebagai ungkapan syukur atas berjalan lancarnya program pemenuhan gizi masyarakat di wilayah tersebut.

Sebanyak 205 anak yatim dari tiga desa yakni Desa Cijulang, Sukamulya, dan Sukahaji mendapatkan bantuan dan santunan dalam acara yang berlangsung penuh khidmat.

Baca juga: Dorong Efektivitas Program Gizi, Komisi D DPRD Ciamis Laksanakan Pengawasan SPPG

Perwakilan Yayasan Bangun Bangsa Bersama (YBBB) sekaligus pengelola SPPG Sangkuriang, Inna Novita, mengatakan, operasional dapur sekolah mengikuti standar ketat dari Badan Gizi Nasional (BGN). “Semua prosedur dijalankan sesuai ketentuan, mulai dari Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Progres IPAL saat ini sudah mencapai 95 persen. Fasilitas kami baru saja mendapat peninjauan dalam monitoring dan evaluasi (monev) oleh Komisi D,” ujarnya.

Selain fokus pada pemenuhan gizi, SPPG Sangkuriang juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Seluruh kru dan relawan yang bertugas berasal dari warga lokal. “Kami memberdayakan 51 relawan dan karyawan dari sekitar lokasi. Selama tujuh bulan program berjalan, evaluasi rutin dilakukan dan tanggapan masyarakat terhadap menu dan pelayanan sangat positif,” tambah Inna.

Hingga kini, SPPG Sangkuriang telah melayani sekitar 3.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), menjadikannya salah satu inisiatif penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ciamis. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya program ini. Semoga dapur gizi ini terus berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Inna.

Sementara itu, Camat Cihaurbeuti, Enok Kursilah, turut memberikan apresiasi atas kehadiran dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi antara pengelola, relawan, dan warga sekitar. (Juj)

Back to top button