Pelatihan Barista Disnaker Ciamis, jadi Peluang Besar Bagi Iqbal Berkarier
Tjiamis,- Pelatihan peracikan kopi atau barista yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), menjadi salah satu upaya meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja di sektor industri kopi.
Salah satu peserta, Muhammad Iqbal Ramdani, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan yang berlangsung sejak 30 September hingga 30 Oktober tersebut.
Melalui kegiatan ini, ia memperoleh pengetahuan baru mengenai teknik peracikan kopi, penggunaan peralatan, serta berbagai wawasan tentang dunia kopi dari para instruktur.
Menurut Iqbal, pelatihan ini memberikan pengalaman berharga, terutama bagi peserta yang ingin mengembangkan kemampuan dan menekuni profesi barista. Ia sendiri mengikuti pelatihan karena memiliki ketertarikan terhadap kopi.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa diterima dan mengikuti pelatihan ini. Banyak ilmu baru yang saya dapatkan, mulai dari cara meracik kopi, mengenal peralatan, hingga pengetahuan lainnya tentang kopi,” ungkap Iqbal.
Ia menilai, perkembangan kedai kopi atau coffee shop di Kabupaten Ciamis menjadi peluang tersendiri bagi masyarakat yang ingin berkarier di bidang tersebut.
Menurutnya, tren usaha kopi yang terus berkembang dapat membuka kesempatan, bagi tenaga kerja yang memiliki keterampilan sebagai barista.
Iqbal berharap, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal untuk melamar pekerjaan di kedai kopi, baik di Kabupaten Ciamis maupun di luar daerah.
“Sertifikat pelatihan yang diperoleh, dapat mendukung proses mencari pekerjaan lebih mudah sesuai bidangnya,” ungkap iqbal
Selain meningkatkan keterampilan, Iqbal mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan peracikan kopi oleh pihak terkait, khususnya Disnaker Kabupaten Ciamis.
Ia berharap program serupa dapat kembali dilaksanakan, agar semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk belajar, mengembangkan kompetensi, dan meningkatkan peluang kerja.
“Terima kasih kepada Disnaker Kabupaten Ciamis yang telah menyelenggarakan pelatihan ini. Semoga ke depannya pelatihan seperti ini bisa kembali diadakan untuk teman-teman yang ingin menambah pengalaman dan ilmu di bidang kopi,” pungkasnya.
Melalui pelatihan vokasi seperti ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan praktis, tetapi juga memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja dan memanfaatkan peluang di sektor usaha kopi yang terus berkembang.