Berita TerbaruPemerintahan

Pemkab Ciamis Percepat Penurunan Stunting dengan Optimalisasi Tim Pendamping Keluarga

Tjiamis,- Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) terus berupaya menanggulangi stunting dengan memperkuat peran Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Sebagai bagian dari upaya tersebut, DP2KBP3A Ciamis menggelar pelatihan peningkatan kapasitas TPK di seluruh kecamatan di Ciamis, dengan tujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting di daerah ini.

Pelatihan ini melibatkan kader PKK, kader KB, serta bidan desa dari setiap desa di Ciamis. Mereka diberikan pembekalan untuk meningkatkan keterampilan dalam mendampingi kelompok sasaran utama pencegahan stunting, yakni calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Baca juga: DP2KBP3A Ciamis Tingkatkan Kapasitas Motivator KB Pria untuk Dukung Peran Aktif Laki-laki dalam Program Keluarga Berencana

Kepala Bidang Keluarga Berencana DP2KBP3A, Wati Kuswatini, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan pendampingan yang tepat waktu dan sesuai sasaran, yang sangat penting dalam mencegah stunting.

Hasil pelaksanaan program ini mulai terlihat dengan penurunan signifikan prevalensi stunting di Ciamis. Pada 2023, angka stunting mencapai 25,4%, namun pada akhir 2024 turun menjadi 12,4%, jauh melampaui target nasional sebesar 18,8% pada 2025. Keberhasilan ini menjadikan Ciamis sebagai salah satu daerah dengan penurunan stunting terbaik di Jawa Barat.

Berbagai inovasi dalam program pendampingan, seperti “Pawang Hati Bucin”, telah terbukti efektif dalam mendukung kesehatan ibu hamil, menyusui, dan pemantauan tumbuh kembang balita. Program ini juga mencakup intervensi gizi, sanitasi, serta akses kesehatan yang komprehensif, memastikan bahwa setiap keluarga mendapat pendampingan yang menyeluruh dan tepat waktu.

“DP2KBP3A berkomitmen untuk terus melanjutkan program peningkatan kapasitas Tim Pendmaping Keluarga di seluruh kecamatan Ciamis. Dengan adanya penguatan tim pendamping yang terus dilakukan, diharapkan angka stunting dapat terus menurun dan mencapai target zero new stunting dalam waktu dekat,” ungkap Wati Jumat (12/12/2025). (red)

Back to top button