Berita TerbaruPemerintahan

Bank Galuh Dorong Optimalisasi PAD Ciamis, Kenalkan Tabungan Simarmasgo dan Kredit untuk Petani-UMKM

Tjiamis,- Bank Galuh Ciamis terus memperkuat perannya dalam mendukung perekonomian daerah sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Peran Bank Galuh dalam Mendukung Optimalisasi PAD Kabupaten Ciamis yang digelar pada Selasa (8/9/2026) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Dihadiri unsur ASN lingkup Pemkab Ciamis.

Dalam kegiatan tersebut, Bank Galuh memperkenalkan berbagai produk simpanan dan pembiayaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun perangkat daerah, termasuk Tabungan Simarmasgo serta layanan kredit bagi sektor produktif, khususnya petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Ciamis, Dadang Darmawan, mengatakan keberadaan Bank Galuh memiliki posisi strategis karena merupakan bank milik pemerintah daerah yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, masyarakat maupun perangkat daerah perlu mengetahui lebih banyak mengenai produk dan layanan yang dimiliki Bank Galuh.

“Terus terang, tadi pagi saya juga tidak tahu ada produk-produk apa saja di Bank Galuh. Ternyata bagus,” kata Dadang.

Salah satu produk yang menurutnya menarik adalah Tabungan Simarmasgo. Melalui produk tersebut, nasabah menabung sebesar Rp200 ribu setiap bulan selama 30 bulan. Dana tabungan tersebut tidak diambil selama periode program dan nasabah berkesempatan mengikuti undian sesuai ketentuan program.

Dadang menilai produk seperti Simarmasgo perlu lebih diperkenalkan kepada masyarakat agar semakin banyak warga Ciamis yang memanfaatkan layanan Bank Galuh.

“Ini harus dibesarkan. Teman-teman media juga bisa membantu mengenalkan kepada masyarakat. Silakan datang dan kontak Bank Galuh, apa saja yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Bank Galuh Ciamis Dorong Pembiayaan Petani dan UMKM

Selain produk simpanan, Bank Galuh juga memiliki berbagai produk kredit yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk modal kerja dan pembiayaan UMKM.

Layanan kredit tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat Ciamis, termasuk membantu kebutuhan permodalan petani dan pelaku UMKM.

Direktur Bank Galuh Ciamis, Usman Ependi menjelaskan kinerja Bank Galuh sepanjang 2025 menunjukkan sejumlah capaian positif.

Realisasi kredit pada 2025 mencapai 97,20 persen dari target Rencana Bisnis Bank (RBB). Menurutnya, capaian tersebut dipengaruhi permintaan kredit yang belum tumbuh signifikan serta meningkatnya persaingan, terutama dari layanan financial technology (fintech).

Di sisi lain, Bank Galuh tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam analisis kredit. Langkah tersebut dilakukan agar penyaluran pembiayaan tetap selektif sekaligus menjaga kualitas aset dan menekan risiko kredit bermasalah.

Sementara itu, laba bersih Bank Galuh terealisasi sebesar 104,25 persen dari target. Capaian tersebut menunjukkan profitabilitas perusahaan tetap terjaga, didukung pengendalian biaya operasional, optimalisasi pendapatan bunga, serta kontribusi pendapatan lainnya.

Untuk penghimpunan dana, realisasi tabungan mencapai 94,30 persen dari target. Pertumbuhan terbesar berasal dari segmen pegawai dan pelajar melalui produk Tabungan Sipintar,terutama penghimpunan kolektif sekolah dan instansi.

Bank Galuh juga mencatat kontribusi Tabungan KotakMas pada segmen perorangan berbasis KTP.

Adapun realisasi deposito justru mencapai 121,30 persen dari target. Capaian ini menunjukkan masih tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Bank Galuh sebagai tempat menyimpan dana secara aman dengan imbal hasil yang kompetitif.

Dividen Bank Galuh Kembali ke Masyarakat

Dadang menegaskan, kontribusi Bank Galuh terhadap pemerintah daerah tidak berhenti pada aktivitas perbankan, tetapi juga dapat memberikan manfaat melalui dividen yang diterima Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Dividen tersebut kemudian menjadi bagian dari penerimaan daerah dan dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung berbagai program pembangunan melalui APBD.

“Harapan ke depan, Bank Galuh menjadi bank yang bisa maju dan memberikan kontribusi kepada masyarakat Kabupaten Ciamis melalui dividen yang diberikan kepada pemerintah daerah,” katanya.

Menurut Dadang, pemanfaatan dividen tersebut pada akhirnya dapat kembali dirasakan masyarakat, baik untuk sektor pendidikan, penyediaan air, pertanian maupun berbagai kebutuhan pembangunan lainnya.

Karena itu, ia mendorong agar Bank Galuh terus memperkuat produk-produk yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya produk tabungan dan pembiayaan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal. (Red)

Back to top button