Pemkab Ciamis Pertimbangkan WFH Bagi ASN, Respon Kondisi BBM
Tjiamis.com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis tengah menyiapkan langkah strategis untuk merespons situasi terkini terkait fluktuasi harga dan efisiensi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Salah satu opsi yang mencuat adalah pemberlakuan kembali sistem Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan menyikapi situasi dan kondisi saat ini untuk penghematan BBM. Pihaknya akan mengkaji ulang apakah akan WFH atau bekerja seperti hari-hari biasa.
Namun, lanjut dia, jika tidak WFH, pemerintah akan menyusun regulasi penggunaan transportasi alternatif bagi pegawai yang biasanya mengandalkan kendaraan kantor maupun pribadi.
”Kami akan mengkaji ulang, apakah kita akan memberlakukan WFH atau tetap bekerja seperti biasa namun dengan catatan. Bagi yang biasa menggunakan kendaraan dinas atau pribadi, pada hari-hari tertentu diwajibkan beralih ke angkutan umum, atau bagi yang jarak rumahnya dekat, bisa menggunakan sepeda,” katanya.
Meski begitu, kata Herdiat, yang paling penting apapun hasilnya nanti, tidak mengurangi kualitas pada pelayanan kepada masyarakat.
“Intinya, kita tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.
Kebijakan ini nampaknya tidak akan sekadar menjadi imbauan. Bupati Herdiat menekankan pentingnya kepatuhan seluruh jajaran ASN di Tatar Galuh.
Pasalnya, jika regulasi penggunaan angkutan umum ini resmi berlaku, Bupati Herdiat meminta seluruh pegawai untuk siap beradaptasi.
”Daek teu daek kudu dilaksanakan (Mau tidak mau harus dilaksanakan begitu),” cetusnya dengan nada tegas.
Pemerintah Kabupaten Ciamis juga telah menyiapkan konsekuensi bagi mereka yang melanggar kesepakatan tersebut.
“Jika sudah sepakat pakai kendaraan umum tapi masih memaksa pakai kendaraan dinas atau pribadi, maka akan ada sanksi,” tambah Herdiat.
Terkait kondisi di lapangan, Bupati Herdiat memastikan ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Ciamis saat ini masih dalam batas normal.
Sejauh ini, belum ada kendala distribusi maupun antrean panjang yang meresahkan warga.
”Sementara ini masih aman dan terkendali. Tidak ada gejolak atau lonjakan permintaan yang signifikan,” pungkasnya. (Ocky/tjiamis.com)