Berita TerbaruPemerintahan

BKB Tersebar di Semua Desa, DP2KBP3A Ciamis Genjot Perlindungan dan Tumbuh Kembang Anak

Tjiamis,- Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat program Bina Keluarga Balita (BKB) untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Hingga saat ini, seluruh desa di Ciamis telah memiliki BKB, bahkan ada beberapa desa yang memiliki lebih dari satu unit BKB untuk menjangkau lebih banyak keluarga.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Ciamis, dr. Yoyo, menegaskan keberadaan BKB menjadi salah satu strategi utama dalam memperkuat pengasuhan keluarga dan memastikan hak anak terpenuhi.

“Program BKB di Ciamis kini telah menjangkau seluruh desa. Bahkan, beberapa desa memiliki lebih dari satu BKB untuk melayani lebih banyak keluarga balita,” unkap dr Yoyo, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Ciamis Targetkan Naik Kelas ke KLA Madya 2026, Fokus Perkuat Perlindungan Anak

Ia menyebut, 1 kelompok BKB itu memiliki kader 18 orang dan minimal 10 orang.

Selain BKB reguler, program BKB HI (Holistik Integratif) juga telah tersebar di sekitar 50 persen dari total desa di Ciamis. Sementara itu, BKB HIU (Holistik Integratif Unggulan) saat ini tersedia di satu desa yakni Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku, sebagai pilot project yang fokus pada pendekatan pengasuhan inovatif.

Menurut Yoyo, keberadaan BKB yang merata ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran pengasuhan, tetapi juga menjadi tempat bagi keluarga untuk mendapatkan bimbingan kesehatan, nutrisi, pendidikan anak usia dini, serta advokasi perlindungan anak.

“Dengan adanya kelompok Bina Keluarga Balita di seluruh desa, kami berharap pengasuhan balita menjadi lebih optimal, keluarga lebih siap, dan tumbuh kembang anak di Ciamis bisa berlangsung secara sehat, aman, dan terarah,” tandasnya.

Program BKB di Ciamis menjadi salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam membangun sistem perlindungan anak yang menyeluruh, sekaligus mendukung target Kabupaten Layak Anak (KLA) ke tingkat Madya pada tahun 2026. (Red)

Back to top button