Berita TerbaruPemerintahan

Ciamis Targetkan Naik Kelas ke KLA Madya 2026, Fokus Perkuat Perlindungan Anak

Tjiamis,- Pemerintah Kabupaten Ciamis menargetkan peningkatan status Kabupaten Layak Anak (KLA) dari tingkat Pratama ke Madya pada tahun 2026. Target ini ditegaskan dalam rapat koordinasi Gugus Tugas KLA yang digelar di Aula KORPRI Ciamis.

Selama delapan tahun terakhir, Ciamis bertahan di level Pratama. Namun, pemerintah daerah menilai capaian tersebut belum cukup, terutama di tengah masih adanya berbagai persoalan serius seperti kekerasan seksual terhadap anak, perdagangan orang, hingga ancaman predator anak.

Kepala DP2KBP3A Ciamis, dr. Yoyo, menegaskan bahwa peningkatan predikat tidak boleh mengesampingkan substansi perlindungan anak.

“Jangan hanya fokus pada penilaian, tetapi yang utama adalah perlindungan anak itu sendiri,” ujar dr Yoyo Senin (6/4/2026).

Baca juga: DP2KBP3A Ciamis Tingkatkan Kapasitas Kader BKB untuk Wujudkan Keluarga Berkualitas

Untuk itu, evaluasi mandiri KLA diperkuat dengan melibatkan seluruh perangkat daerah agar pengisian data lebih akurat dan didukung bukti yang valid. Tahun sebelumnya, Ciamis sebenarnya hampir meraih predikat Madya, namun gagal akibat kekurangan dokumen pendukung pada beberapa indikator.

Di sisi lain, sejumlah capaian menunjukkan tren positif. Kepemilikan akta kelahiran meningkat hingga 90,49 persen, dan penanganan kasus anak oleh instansi terkait telah mencapai 100 persen.

Meski demikian, masih ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi, seperti angka stunting yang masih berada di 20,3 persen, partisipasi keluarga dalam program Bina Keluarga Balita yang baru mencapai 55,66 persen, serta rata-rata lama sekolah yang masih di angka 8,23 tahun.

Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Ciamis, Raden Ine Anggiasari, menyebutkan bahwa program KLA telah terintegrasi dalam rencana pembangunan daerah. Fokusnya adalah pemenuhan hak anak, penguatan pengasuhan keluarga, serta sistem perlindungan yang lebih responsif.

Melalui upaya ini, Pemkab Ciamis berharap KLA bukan sekadar predikat, tetapi menjadi sistem nyata yang mampu menjamin tumbuh kembang anak secara optimal di Tatar Galuh. (Red)

Back to top button