DP2KBP3A Ciamis Fokus Tingkatkan Kapasitas dan Kemandirian Kelompok PEKKA
Tjiamis,- Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) terus mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian perempuan, khususnya mereka yang tergabung dalam kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).
Program pembinaan PEKKA menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan perempuan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, sekaligus membuka kesempatan bagi perempuan untuk berperan aktif dalam pembangunan.
Kepala DP2KBP3A Ciamis, dr. Yoyo, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Elis Lismayani, mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, perempuan kepala keluarga merupakan kelompok yang memiliki tanggung jawab besar karena harus menjalankan peran sebagai pencari nafkah sekaligus mengelola kehidupan rumah tangga.
Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan pembinaan berkelanjutan agar mereka memiliki kemampuan, keterampilan, serta kemandirian dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Pembinaan kelompok PEKKA merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan perempuan, meningkatkan kualitas hidup keluarga, serta memberikan kesempatan kepada perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan,” ujar Elis, Jumat (6/11/2026).
Ia menjelaskan, pembinaan kelompok PEKKA dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, di antaranya peningkatan keterampilan, pengembangan potensi ekonomi produktif, penguatan kelembagaan kelompok, peningkatan kapasitas kepemimpinan perempuan, serta pemberian motivasi dan pendampingan usaha.
Melalui kegiatan tersebut, para perempuan didorong untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepercayaan diri, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.
Baca juga: DP2KBP3A Ciamis Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi untuk Remaja
Tujuan Pembinaan Kelompok PEKKA di Ciamis
Tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi, pembinaan PEKKA juga diarahkan untuk membentuk perempuan yang memiliki wawasan luas, mandiri dalam mengambil keputusan, mampu mengelola keuangan keluarga, serta berani mengambil peran di lingkungan sosial dan masyarakat.
Elis menambahkan, keberadaan kelompok PEKKA menjadi wadah bagi perempuan untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat solidaritas, mengembangkan jejaring usaha, dan membangun semangat kebersamaan.
“Kelompok PEKKA menjadi ruang belajar dan bertumbuh bagi perempuan untuk saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” katanya.
Ke depan, penguatan kelompok PEKKA di Kabupaten Ciamis membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga masyarakat hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Menurut Elis, dukungan berupa pelatihan vokasional, akses permodalan, pemasaran produk, pendampingan usaha, serta penguatan jejaring kemitraan menjadi faktor penting dalam memperluas kesempatan perempuan untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar kelompok PEKKA semakin produktif, mandiri, memiliki daya saing, serta mampu menjadi penggerak ekonomi keluarga maupun masyarakat,” jelasnya.
Program pemberdayaan PEKKA menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperkuat posisi perempuan kepala keluarga, tidak hanya dalam menjalankan tanggung jawab rumah tangga, tetapi juga dalam mengembangkan potensi diri, berkarya, dan meningkatkan kualitas hidup.
“Pemberdayaan PEKKA di Ciamis bukan hanya tentang membantu perempuan bertahan dalam menjalankan tanggung jawab keluarga, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkembang, berkarya, dan meraih kehidupan yang lebih baik,” pungkas Elis. (Red)