Berita TerbaruBudayaPendidikan

Tahap Wawancara Pemuda Pelopor Ciamis, Tumbuhkan Kreativitas Generasi Muda

Tjiamis,- Melihat antusiasme tinggi dari 16 peserta yang lolos tahap administrasi, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis. Terus mendorong lahirnya generasi muda kreatif, inovatif, dan berdaya saing, melalui tahapan wawancara seleksi Pemuda Pelopor Kabupaten Ciamis.

Kegiatan wawancara berlangsung di Stadion Atletik Linggabuana Ciamis, Selasa (12/05/2026). Tahap ini menjadi bagian penting dalam menjaring pemuda yang memiliki inovasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Seleksi wawancara dilaksanakan dalam dua sesi dengan melibatkan peserta dari berbagai bidang kepeloporan, seperti seni budaya, lingkungan, pendidikan, teknologi informasi, dan bidang pangan. Seluruh peserta mengikuti proses penilaian bersama tim juri yang kompeten sesuai bidang masing-masing.

Sekretaris Disbudpora Kabupaten Ciamis, Hendri Ridwansyah mengatakan pelaksanaan seleksi pemuda pelopor, mendapat antusiasme positif dari kalangan pemuda di Kabupaten Ciamis. Dari 17 pendaftar, sebanyak 16 peserta berhasil lolos administrasi dan melanjutkan ke tahap wawancara.

“Seleksi Pemuda Pelopor bukan hanya mencari pemuda yang inovatif, tetapi juga mereka yang mampu menghadirkan dampak positif melalui program dan kegiatan nyata di masyarakat,” ujar Hendri.

Hendri menambahkan, berlangsungnya kegiatan tersebut, menjadi wadah bagi para pemuda untuk menunjukkan kemampuan, gagasan, dan semangat kepeloporan yang dapat membawa perubahan positif di lingkungan sekitar.

“Kami berharap, bagi peserta terpilih, mampu menjadi representasi terbaik dari Kabupaten Ciamis baik itu di tingkat provinsi hingga nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Salah satu peserta, Eris Nugraha (28), pemuda asal Cijeungjing, yang telah lolos dan mengikuti seleksi wawancara pada bidang pendidikan dengan membawa misi pelestarian budaya angklung. Berbekal pengalaman belajar selama 10 tahun di Bandung, ia ingin mengembangkan seni angklung agar lebih dikenal dan dipelajari masyarakat Ciamis.

“Melalui kegiatan ini saya ingin membangun relasi dan memperluas kolaborasi agar angklung bisa berkembang di sekolah, komunitas, dan ruang kreatif masyarakat,” tuturnya.

Pelaksanaan wawancara Pemuda Pelopor ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang aktif, kreatif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan daerah serta pelestarian budaya lokal di Kabupaten Ciamis.

Back to top button