Berita TerbaruPemerintahanWisata

Sampai September 2026, Kunjungan Wisatawan ke Ciamis Capai 1,9 Juta

Tjiamis,- Dinas pariwisata Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mencatat sebanyak 1.900.718 kunjungan wisatawan hingga akhir September 2026. Capaian tersebut setara dengan 92 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebanyak 2.074.114 kunjungan.

Data tersebut disampaikan Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Ciamis, Asep Didi, saat dikonfirmasi pada Senin (19/10/2026).

Menurut Asep, capaian hingga triwulan III tersebut menjadi modal untuk mengejar sisa target dalam tiga bulan terakhir tahun ini. Ia optimistis jumlah kunjungan wisatawan masih berpeluang meningkat hingga akhir Desember 2026.

“Dari target kunjungan wisatawan tahun 2026 sebanyak 2.074.114, sudah tercapai 1.900.718 wisatawan. Artinya, realisasinya sudah mencapai 92 persen,” ungkapnya.

Baca juga: Dinas Pariwisata Ciamis Dorong Sakola Motekar Jadi Ruang Edukasi Seni dan Budaya Sunda bagi Generasi Muda

Asep menerangkan bahwa pendataan kunjungan wisatawan mencakup berbagai sektor. Perhitungan tidak terbatas pada destinasi milik pemerintah daerah, tetapi juga meliputi objek wisata yang dikelola desa, pihak swasta, maupun perseorangan.

Selain itu, aktivitas pendukung seperti penyelenggaraan acara atau event, wisata kuliner, serta sektor akomodasi turut menjadi bagian dari cakupan pendataan pariwisata daerah.

“Pergerakan wisatawan ke Ciamis tidak hanya ditopang oleh objek wisata alam maupun destinasi yang dikelola secara konvensional. Aktivitas olahraga, khususnya pertandingan sepak bola di Stadion Galuh Ciamis, juga dinilai memberikan kontribusi terhadap mobilitas pengunjung dari berbagai daerah,” kata Asep Didi.

Ia menyebutkan, pertandingan kandang PSGC Ciamis kerap menarik ribuan penonton. Dalam setiap laga kandang, jumlah penonton yang datang disebut tidak kurang dari 10.000 orang. Kondisi tersebut membuka peluang pengembangan wisata olahraga atau sport tourism di Kabupaten Ciamis.

“Keberadaan Stadion Galuh juga menjadi potensi wisata olahraga di Ciamis. Setiap pertandingan kandang PSGC mampu mendatangkan banyak penonton dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan Dispar Ciamis, terdapat sepuluh destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi selama triwulan III 2026, yakni periode Juli hingga September. Kampung Nila menempati posisi teratas dengan 46.186 kunjungan, disusul Situ Lengkong sebanyak 29.254 kunjungan dan Karangkamulyan dengan 24.233 kunjungan.

Berikutnya, Kiara Koneng mencatat 14.766 kunjungan, Kolam Renang Arnaya sebanyak 10.500 kunjungan, serta Sungai Cireong dengan 9.151 kunjungan. Jinju Asia Park membukukan 8.311 kunjungan, disusul Alam Pentas sebanyak 6.799 kunjungan.

Adapun dua destinasi lainnya yang masuk dalam sepuluh besar adalah Curug Jami dengan 5.831 kunjungan dan Leuwi Pamipiran sebanyak 4.965 kunjungan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa potensi pariwisata Ciamis tersebar di berbagai jenis destinasi, mulai dari wisata berbasis perairan, kawasan bersejarah, hingga rekreasi alam. Ke depan, penguatan promosi, peningkatan kualitas layanan, serta penyelenggaraan kegiatan yang mampu menarik minat pengunjung diharapkan dapat memperluas pilihan wisata bagi masyarakat.

Upaya tersebut juga diharapkan mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha, pedagang, pengelola destinasi, dan sektor jasa lainnya, sekaligus membantu Kabupaten Ciamis mengoptimalkan sisa waktu untuk memenuhi target kunjungan wisatawan sepanjang 2026. (Red)

Back to top button