Berita TerbaruPemerintahan

Terapkan Delapan Aksi Konvergensi, Pemerintah Ciamis Berhasil Turunkan Angka Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

tjiamis,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis berhasil menunjukkan komitmen kuat dalam mengatasi persoalan stunting, melalui delapan aksi konvergensi yang diterapkan secara konsisten, angka stunting di Ciamis mengalami penurunan signifikan. Dari 25,34% pada 2023 menjadi 20,3% di tahun 2024. Penurunan ini setara dengan 5 poin, sebuah pencapaian yang luar biasa.

Prestasi ini terungkap dalam acara Penilaian Kinerja Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten/Kota tahun 2025 yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (13/08/2025). Mengusung tema “Zero New Stunting untuk Jabar Istimewa, Indonesia Maju,” acara ini menjadi ajang evaluasi mendalam atas program-program yang telah berjalan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triyadi, yang juga Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS), mengungkapkan bahwa penurunan ini bukanlah hasil kerja pemerintah semata. “Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan kami,” ujarnya.

Ia menyebutkan, berbagai pihak telah terlibat aktif, mulai dari masyarakat, lembaga pendidikan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), program CSR perusahaan, hingga program orang tua asuh. Berkat sinergi ini, perbaikan gizi anak bisa dilakukan secara cepat dan efektif.

Meskipun sukses menurunkan angka stunting, Ciamis masih menghadapi tantangan besar, yaitu pola asuh dan pola makan yang kurang tepat. Andang menyoroti kebiasaan orang tua yang masih salah dalam memberikan nutrisi pada anak. “Banyak yang memberi karbohidrat berlebihan agar anak cepat gemuk, padahal kebutuhan utama adalah protein, terutama protein hewani,” jelasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, ia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk budi daya hewan ternak seperti ayam atau ikan, sebagai sumber protein hewani yang terjangkau.

Di sisi lain, Andang juga menyoroti perlunya penanganan serius terhadap ibu hamil yang mengalami anemia. Hal ini penting untuk memastikan pertumbuhan bayi tidak terhambat sejak dalam kandungan.

Strategi Pemkab Ciamis: Delapan Aksi Konvergensi

Keberhasilan Pemkab Ciamis tidak terlepas dari penerapan delapan aksi konvergensi yang menjadi strategi utama dalam percepatan penurunan stunting. Kedelapan aksi tersebut meliputi:

  • Analisis Situasi: Pemetaan data stunting dan ketersediaan program.
  • Penyusunan Rencana Kegiatan: Merumuskan tindak lanjut berdasarkan hasil analisis.
  • Rembuk Stunting: Sinkronisasi program dan pembiayaan antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat.
  • Penyusunan Perbup: Membuat landasan hukum untuk percepatan penurunan stunting.
  • Pembinaan Pelaku dan Pemerintahan Desa/Kelurahan: Peningkatan kapasitas kader dan pelaku di tingkat desa.
  • Sistem Manajemen Data: Pengelolaan data terpadu dari tingkat kabupaten hingga desa.
  • Pengukuran dan Publikasi Data: Pemantauan dan transparansi angka prevalensi.
  • Review Kinerja Tahunan: Evaluasi tahunan untuk mengukur capaian dan tantangan.

Andang berharap, evaluasi kinerja ini tidak hanya menjadi formalitas, melainkan pemicu komitmen bersama untuk mewujudkan target Zero New Stunting di Ciamis. (Red)

Back to top button